IMAGE 2017, Ajang Investor Timur Tengah Kenali Potensi Jawa Barat

IMAGE 2017, Ajang Investor Timur Tengah Kenali Potensi Jawa Barat
0 Komentar

IMAGE 2017, Ajang Investor Timur Tengah Kenali Potensi Jawa Barat

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Luar Negeri RI menyelenggarakan Indonesia Middle East Annual Gathering on Economy (IMAGE) 2017 dan akan mengambil tempat di Bandung, Ibu Kota Provinsi Jawa Barat pada Minggu-Selasa (8-10/10/17) mendatang.

Pertemuan ini akan berfokus pada peluang negara-negara Timur Tengah untuk melakukan aktivitas bisnis di Jawa Barat pada berbagai bidang seperti perdagangan (ekspor kopi, teh, olahan kulit, fashion, dan kerajinan) serta investasi (Utilitas BIJB, Sistem Pengolahan Air Minum/SPAM Metropolitan Cirebon Raya, Pengelolaan Sampah di Legok Nangka, dan panas bumi). Nilai investasi tertinggi yang ditawarkan adalah pada pembangunan pembangkit listrik BIJB, senilai Rp731.5 Miliar.

Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Taufiq Budi Santoso menjelaskan IMAGE ini adalah acara rutin tahunan dari Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI. Jawa Barat pada tahun ini ditunjuk menjadi tuan rumah setelah tahun sebelumnya, acara yang sama digelar di Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga:KPK Hadir di Acara Himpaudi, Netty : Lawan Budaya Korupsi Dari BalitaDemiz Serahkan BSPS di Rancabuaya

Taufiq menjelaskan menurut rencana, pertemuan ini akan dihadiri oleh pelaku bisnis dan investor dari 19 negara undangan, termasuk Saudi Arabia, Mesir, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Yaman, Irak, Tunisia, Syria, Libanon, Yordania, Palestina, Aljazair, Libya, Maroko, Sudan, Oman, dan Mauritania.

“Tercatat 60 pengusaha swasta, 45 BUMD Jabar dan BUMN yang berlokasi di Jabar, serta 135 pengusaha Timur tengah akan terlibat pada pertemuan bisnis ini,” katanya di Gedung Sate, Jumat (6/10/17).

Taufiq mengatakan selain investasi besar di bidang infrastruktur, pertemuan ini juga sebagai upaya Kemlu RI mendukung usaha kecil menengah lokal Jabar untuk go international. “Itu sebabnya pelaku usaha yang diundang juga bukan yang besar-besar atau yang sudah bisa ekspor mandiri,” katanya.

Selama tiga hari, para peserta pertemuan akan menghadiri berbagai jamuan dan paparan. Agenda pertama kata Taufiq adalah Welcome Dinner yang akan digelar di Aula Barat Gedung Sate pada Minggu (8/10/17), yang akan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI Desra Percaya.

0 Komentar