Bupati Sunjaya: Kalau Terbukti Saya Siap Dipenjara

Bupati Sunjaya: Kalau Terbukti Saya Siap Dipenjara
0 Komentar

CIREBON – Gerah dengan isu miring soal pernikahan siri dan pengaduan ke polisi oleh Elly Indriyanti, Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra menggelar konferensi pers. Di hadapan awak media, Sunjaya sesumbar bahwa dirinya siap dipenjara jika tuduhan itu terbukti. Dan sebaliknya, kalau tidak terbukti, maka Elly juga harus siap dipenjara.

Sunjaya memaparkan bahwa dia ingin sekali soal pernikahan siri itu dibuktikan seterang-terangnya. “Saya sudah berkomunikasi dengan Polres Cirebon Kota agar kasus ini ditindaklanjuti sampai tuntas. Jadi, apabila itu terbukti maka saya siap dipenjarakan, tapi kalau tidak terbukti saudara Elly juga siap dipenjarakan,” kata dia dalam jumpa persnya di sebuah rumah makan di Kecamatan Talun, Jumat (31/3) siang.

Sunjaya merasa miris atas pemberitaan miring tentang dirinya. Dia pun meminta agar media mencari dan merilis berita dengan seimbang. “Ini sangat tragis. Keluarga saya melihat pemberitaan miring seperti ini tentunya kaget dan ini tentunya merusak citra rumah tangga saya,” jelasnya.

Baca Juga:Tersiar Kabar Pernikahan Siri Bupati Cirebon Di Pendopo, NasDem Marah!Begini Jawaban Sunjaya Soal Nikah Siri dan Kasus Dugaan Penipuan

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa pemberitaan yang beredar saat ini merupakan sebuah pemberitaan yang belum tentu kebenarannya, dan dirinya merasa terdzolimi atas kasus yang menimpanya tersebut. “Saya merasa didzolimi dengan pemberitaan yang bermunculan baik di media cetak, elektronik maupun online. Maka dari itu saya perlu adanya pembelaan atau klarifikasi tentang berita-berita tersebut, karena saya telah dituduh melakukan penipuan terhadap seorang janda yang bernama Elly Indriyanti,” beber Sunjaya.

Dikatakan Sunjaya, dirinya telah dituduh melakukan nikah siri dengan Elly Indriyanti pada Minggu 7 September 2014 silam di Rumah Dinas Bupati Cirebon pukul 17.00 Wib. “Dan ini tentunya sangat tidak mungkin karena perlu diketahui kalau hari minggu saya ini selalu pulang kampung yaitu di Jakarta, kalau ga ke Jakarta hari minggu itu adalah hari untuk keluarga saya dan khusus di hari minggu ini tidak menerima tamu,” terang Sunjaya.

Lebih lanjut disampaikan Sunjaya, kalau pernikahan itu dilakukan dihari Minggu maka itu semua pembohongan karena, kata dia, tidak mungkin terjadi nikah sirih di hadapan anak istrinya. “Tidak mungkin dong dilakukan di Pendopo apalagi di hadapan istri dan anak saya,” tegas Sunjaya.

0 Komentar