“Konsep jembatan ini bahu-membahu dengan masyarakat setempat, supaya apa? Supaya bapak/ibu disini bisa merawat ini. Sekarang kenapa jembatan ini dipakai bambu? Sebab disini banyak bambu. Jadi kalau bambunya itu rusak tinggal diganti, jadi bisa bertahan lama. Insya Allah,” harap Demiz.
Dalam program pembangunan 1.000 jembatan, Vertical Rescue Indonesia menargetkan bisa membangun 1.000 Rawayan di seluruh Indonesia. Rawayan ini akan bertambah karena Pemprov Jawa Barat pun tahun ini akan membangun sebanyak lebih kurang 600 Rawayan.
“Seribu jembatan dari Vertival Rescue, bisa setahun atau dua tahun. Yang penting mereka bisa membangun jembatan ini dan ini dana dari pemerintah, masyarakat, dan sebagainya,” tutur Demiz.
Baca Juga:Format Debat “Mata Najwa” Anies-Ahok, Saling Sindir JawabSelamat Jalan Komedian Eko DJ
“Kalau dari pemerintah (Pemprov Jabar) dianggarkan Rp 25 Miliar untuk lebih kurang 600 (jembatan),” tambahnya.
Pada kesempatan ini, warga Desa Cikarang pun sempat meminta bantuan kepada Demiz agar bisa memperbaiki jalan desa yang kondisinya sangat buruk. Menjawab permintaan ini, Demiz mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk membangun atau memperbaiki jalan tersebut, karena kewenangan Pemerintah Kabupaten Garut. Namun, Demiz memberikan solusi warga untuk mengajukan permohonan bantuan tersebut kepada Pemkab Garut untuk diajukan kepada Pemerintah Provinsi.
“Pak Camat silahkan mengusulkan ke Kabupaten (Garut) ya, nanti kabupaten yang mengusulkan ke provinsi (Pemprov Jawa Barat). Sebab kalau provinsi langsung membuat jalan disini, bukan kewenangannya nanti ditangkap, masuk penjara. Karena menguntungkan pihak ketiga katanya, jadi harus ada prosedur yang menurut undang-undang itu harus kita lakukan,” papar Demiz di hadapan puluhan warga.
“Jadi dari desa atau kecamatan bisa diusulkan ke kabupaten. Nanti dibahas, jadi usulan kabupaten – merupakan bantuan keuangan dari provinsi ke kabupaten,” pungkas Demiz.
Selain mencoba jembatan yang diberi nama Jembatan Silaturahim ini, Demiz juga berkesempatan menabur benih ikan di Sungai Cilaki. Sebanyak 8.300-an ekor ikan berbagi jenis disebar untuk melengkapi kebutuhan pangan warga di Kecamatan Cisewu dan Cidaun. (hms/rls)
