Oops! Polantas di Medan Ciut ama Siswi SMA ini, Padahal Dia Cuma Ngaku Anak Jendral

Oops! Polantas di Medan Ciut ama Siswi SMA ini, Padahal Dia Cuma Ngaku Anak Jendral
0 Komentar

SISWI SMA ini rupanya sukses membuat sejumlah Polantas di Medan ciut. Hanya dengan mengaku-ngaku sebagai anak jendral, semua kesalahan dari mulai mengendarai mobil ugal-ugalan tanpa SIM hingga perbuatan tidak menyenangkan dengan membentak-bentak petugas polisi di muka umum, dalam sekejap terhapus. Si siswa bernama Sonya inipun kemudian dibebaskan untuk kembali ugal-ugalan di jalan bersama teman-temannya.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (6/4) sore di Jalan Sudirman, Medan. Saat itu, si siswi yang mengaku anak dari Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Arman Depari, tengah konvoi bersama teman-temannya, merayakan hari terakhir UN.

“Putri Sang Jendral” yang menggunakan mobil Honda Brio hitam bernomor polisi BK 1428 IG melintas dengan pintu belakang terbuka ke atas. Mobil yang ditumpangi 7 siswi dengan seragam berlogo SMA Methodist I itu dihentikan seorang Polwan, Ipda Perida Panjaitan.

Baca Juga:Malam tadi ada Gempa di Priangan Timur, Warga Tasimalaya Ikut “Bergoyang”12 Kasus Narkoba dan 16 Tersangka Berhasil Diamankan Polisi

Polwan dan dua polantas lain menyatakan akan menindak dan membawa mobil itu ke kantor Satlantas Polresta Medan. Seorang siswi berambut panjang langsung emosi. Bukannya mengakui kesalahannya, seorang siswi justru marah dan mengaku memiliki beking. Saat itu, dia mengaku sebagai anak Jenderal Polisi.

Saat dihentikan oleh Ipda Perida Panjaitan, siswi yang belum diketahui namanya itu protes. Mereka tidak senang karena banyak mobil lain yang melanggar aturan namun hanya mereka yang dihentikan. Polwan dan dua polantas lain menyatakan akan menindak dan membawa mobil itu ke kantor Satlantas Polresta Medan. Siswi itu malah naik pitam.

Dengan arogannya dia kemudian memaki petugas Polantas. “Oh oke, mau dibawa? Siap-siap kena sanksi turun jabatan ya. Aku juga punya beking,” ucap siswi itu dengan nada tinggi.

Dia pun terus marah-marah dan menunjuk-tunjuk Polantas yang menghentikannya. “Oke Bu ya, aku nggak main-main ya Bu. Kutandai Ibu ya. Aku anak Arman Depari,” ucapnya.

0 Komentar