Ditinjau dari beberapa aspek di atas, Kecamatan Ciledug sudah seharusnya berbenah diri mempersiapkan potensinya menghadapi mobilisasi masyarakat di masa depan. Saat ini Ciledug selain sebagai wilayah administratif, tumbuh berkembang pula sektor bisnis, perniagaan, dan pariwisata. Beberapa tempat hiburan, hotel dan penginapan, serta pusat-pusat perbelanjaan banyak berdiri di sana. Salah satunya Hotel Dedy Jaya yang sudah sedini mungkin membaca peluang menghadapi kemungkinan yang potensial tersebut di masa depan.
Saat dikunjungi Tim JP, Shidiq Wibisono selaku manager Hotel Dedy Jaya menceritakan tentang beberapa aspek potensial yang bisa mengangkat nilai ekonomi bagi masyarakat Kecamatan Ciledug. Menurutnya ada beberapa hal yang menghambat laju perkembangan kota kecil ini terutama pada SDM lokalnya.
“Sebagai daerah yang sedang bertumbuh di wilayah timur pasundan, Ciledug ini mempunyai banyak potensi yang bagus kedepannya. Dengan mobilisasi masyarakat yang cukup padat dan beberapa aspek penunjang seperti situs sejarah, kebudayaan masyarakat, stasiun kereta api, terminal bus tipe B, kawasan industri, akses tol yang mudah dari arah Jakarta maupun dari Jawa, seharusnya roda ekonomi di sini bisa berputar lebih cepat,” ujarnya.
Baca Juga:Cairkan Uang Desa untuk Keperluan Pribadi, Mantan Kuwu Tambelang Kini Meringkuk dalam BuiSukses Raih Predikat Paripurna, H. Juju Juarsa Jelaskan Tantangan Pimpin Puskesmas Losari
Namun pada kenyataannya, lanjut Shidiq, beberapa pegiat di masyarakat kurang peka melihat potensi ini. “Sebagai pegiat usaha yang menjalankan bisnis di Ciledug tentu saya punya kewajiban moral untuk mengajak masyarakat sekitar dengan memfasilitasi kegiatan mereka baik dari sektor UMKM , pegiat seni budaya, komunitas adat, komunitas lintas agama, untuk bisa menampilkan potensi mereka di sini.
Seperti tahun lalu Hotel Dedy Jaya mengadakan festival ‘Ciledug Weekend Culture’ yang menampilkan para pelaku seni budaya, pegiat UMKM, yang diharapkan bisa menyerap pengunjung sebanyak mungkin sehingga di sana ada potensi ekonomi. Ya balik lagi, mereka kurang aktif dalam hal penyelenggaraan, akhirnya kegiatan ini tidak berlanjut, padahal banyak potensi yang bisa kita bangun, dan banyak sektor yang bisa kita rangkul untuk terlibat dalam agenda ini,” paparnya.
Dalam beberapa kesempatan, Shidiq Wibowo pun berinisiatif membuka peluang-peluang usaha mikro dengan mengajak pelaku UMKM untuk meningkatkan mutu produk unggulan khas yang bisa pihak Hotel Dedy Jaya promosikan di etalase maupun katalog khusus hotel. Tak hanya itu, demi mensiasati supaya Ciledug menjadi tempat kunjungan yang menarik ia bersama tim hotel melakukan peremajaan situs budaya Bale Kabuyutan dengan mengadakan pengecatan di lokasi tersebut menggunakan anggaran pribadi.
