Masih Dibiarkan Rusak, Banyak Pengendara Celaka Di Jalan Pangeran Sutajaya

Masih Dibiarkan Rusak, Banyak Pengendara Celaka Di Jalan Pangeran Sutajaya
0 Komentar

CIREBON – Memasuki musim penghujan, beberapa warga masih mengeluhkan perihal kondisi jalan di ruas jalan pangeran Sutajaya, dari mulai depan Pabrik Gula Babakan hingga hingga perempatan lampu merah Pabuaran, mulus sedikit, lalu kembali rusak parah di jalan depan RSUD Waled.

Masih Dibiarkan Rusak, Banyak Pengendara Celaka Di Jalan Pangeran SutajayaJALAN DEPAN PASAR BABAKAN JUGA RUSAK PARAH

Curah hujan yang intens di beberapa hari belakangan, memperparah kondisi di sepanjang ruas jalan kabupaten ini. Sebagai akses vital, tentu kondisi ini menghambat laju mobilisasi dan ekonomi warga. Seperti kondisi jalan berlubang cukup parah di depan area pasar Babakan yang dipantau tim JP beberapa hari lalu. Kondisi makin memperhatinkan dengan adanya genangan air di jalan berlubang setelah hujan.

Tidak hanya di situ, kerusakan ini mengular ke selatan, sepanjang ruas jalan hampir tidak ada jalur yang mulus dari lubang menganga. Bahkan lurus hingga beberapa titik di jalan Kian Santang, tepat di depan RSUD Waled mengalami kerusakan jalan yang cukup memprihatinkan.

Baca Juga:Bey Machmudin Lantik Eti Herawati sebagai Wali Kota CirebonWabup: Angka Kemiskinan Kabupaten Cirebon Rangking 1 Se-Jabar

Akibat kondisi jalan yang cukup parah kerap terjadi kecelakaan lalu lintas, khususnya pengendara sepeda motor. Seperti yang disaksikan seorang warga di Pabuaran ketika melihat insiden tersebut.

“Selama saya duduk di warung ini saja, ini sudah ada 4 peristiwa kecelakaan pengendara sepeda motor, Mas. Ada ibu-ibu juga yang jatuh karena tidak bisa menghindar dari lubang akibat jalan rusak.” ujar M. Hadi, seorang pengguna jalan yang berkantor di seputaran Kec Pabuaran, yang bercerita kepada tim JP, Rabu (6/12/2023).

Sementara itu, seorang warga di Cirebon timur pun mengeluhkan juga perihal kondisi parahnya jalan yang merasa kecewa dengan penanganan perbaikan infrastruktur jalan yang lebih dibutuhkan.

“Harusnya jalan lebih diutamakan perbaikannya, ini malah yang diperbaiki justru endapan irigasi hingga gorong-gorong saluran pembuangan,” ungkap seorang yang ditemui tim JP di sekitar kantor pos Babakan.

Hal senada dikeluhkan juga oleh sejumlah netizen yang berkomentar di laman fans page Jabar Publisher. Seperti komentar atas nama akun FB @Tommyf : “udah tidak layak sangat membahayakan pengguna jalan tapi mereka buta tutup mata tutup telinga, sudah berapa tahun jalan tidak diperbaiki, pajak kendaraan sih harus selalu dibayar tapi akses kendaraan malah gak layak sama sekali. Woy!!!”

0 Komentar