Ngulik Profil Kapolsek Babakan Iptu Sugiharto S.H, Kapolsek Termuda Se-Polresta Cirebon

Ngulik Profil Kapolsek Babakan Iptu Sugiharto S.H, Kapolsek Termuda Se-Polresta Cirebon
0 Komentar

Ngulik Profil Kapolsek Babakan Iptu Sugiharto S.H, Kapolsek Termuda Se-Polresta Cirebon

Ngulik Profil Kapolsek Babakan Iptu Sugiharto S.H, Kapolsek Termuda Se-Polresta Cirebon
SELAIN MELAKUKAN PENGAMANAN, KAPOLSEK JUGA BERDIALOG DENGAN WARGA GUNA MENYAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS.

“Januari 2016 naik pangkat jadi Aipda. Satu bulan menenteng pangkat tersebut, di bulan Februari ada testing Sekolah Ilmu Polisi (SIP). Saat itu saya menempa diri dengan lari siang, di jeda-jeda jam istirahat atau usai pelayanan selama sebulan penuh. Februari saya berangkat ke Sukabumi untuk sekolah pembentukan perwira (Setukpa). Alhamdulillah sebagai satu-satunya perwakilan dari Kuningan. Se-Jawa Barat ada 67 Orang dan se-Indonesia ada 1.000 orang. Saya termasuk Angkatan 45 Setukpa Sukabumi,” ulas Sugiharto.

Tahun 2017, Sugiharto pindah ke Polres Cirebon, waktu itu statusnya belum naik grade menjadi Polresta. Jabatannya kala itu sebagai Panit Lantas Polsek Losari. Setahun setengah bertugas di sana, Ia kembali geser menjadi Kanit Dikyasa Polres Cirebon. Tak lama berselang, Sugiharto kembali pindah tugas di Polsek Weru sebagai Panit Lantas Polsek Weru. “Setahun pas musim Corona saya pindah tugas lagi sebagai Kasubnit 2 Gakkum Laka Lantas Polresta Cirebon,” ungkapnya. 

Baca Juga:SCG Cetak Revenue Rp200 Miliar Kurang dari 3 JamHery Castari Santuni 150 Anak Yatim Di Desa Pabuaran Lor

Pada Juni 2023 Ia dipanggil Kapolres untuk mengemban amanah sebagai Kapolsek Babakan. Rekan-rekannya di jajaran Satlantas termasuk atasannya pun jelas merasa kehilangan sosok Sugiharto yang dikenal memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas dan amanat.   

Sementara itu, adaptasinya menjadi Kapolsek Babakan menurutnya tidak terlalu sulit karena selama di Lalu Lintas Ia sering berhubungan dengan masyarakat dengan beragam latar belakang, kompleksitas masalah bahkan situasi yang genting.

“Kuncinya adalah cepat beradaptasi dan fleksibel dengan siapa kita berhubungan. Kita gunakan dialek bahasa daerah guna menyesuaikan dan menurut saya itu ampuh dalam menghilangkan ketegangan. Dengan prolog seperti itu, orang yang merasa paling benar sekalipun Insya Allah akan luluh,” terang Sugiharto.

Sedangkan terkait agenda Pilwu Serentak, Kapolsek termuda ini mengajak jajarannya untuk ‘ngebut’ dalam artian mengamankan dan mensukseskan agenda Pilwu. Selain rutin menggelar Silaturahim ke rumah calon Kuwu, Ia juga melakukan pemetaan yang matang dengan penempatan Bhabinkamtibmas.

“Saya tugaskan Bhabin untuk selalu standby, khususnya di empat desa yang melaksanakan Pilwu. Bhabin harus tahu dari ruang tamu sampai dapur. Artinya harus faham betul seluk beluk wilayah tugasnya, sebagai langkah preventif mana kala terjadi situasi yang tidak diinginkan,” tegasnya.

0 Komentar