Menurut keterangan salah seorang pegawai BFI yang enggan namanya dipublish mengatakan, bahwa tutupnya kantor cabang 2 di Cirebon Timur karena kantor yang disewanya itu telah habis kontrak. “Selain habis kontrak juga untuk penghematan manajemen karena imbas pandemi covid,” ungkapnya.
Sumber JP lainnya yang berasal dari Finance lain menuturkan, tutupnya kantor BFI di Cirebon Timur menurutnya karena BFI Finance tidak mampu bersaing dengan finance lain. “Mungkin karena tidak mampu bersaing dengan finance atau jasa pembiayaan lain makanya tutup dan dilebur ke BFI Finance di Kota Cirebon,” ujar sumber JP salah seorang marketing finance senior di wilayah Timur Cirebon saat dimintai pendapatnya.
Sedangkan ketika JP mengkonfirmasikannya kepada BFI Kantor Pusat (Jakarta) via telepon, karyawan BFI yang dihubungi itu mengaku tidak memiliki kapasitas untuk menjawab pertanyaan tersebut. “Bukan bagian saya pak, kalau saya hanya bagian penawaran akad kredit dan perpanjangan kredit saja,” ujar karyawati BFI berinisial R itu.
Baca Juga:Pelaksanaan PTM 100%, Begini Kata Kadisdik Jabar394 Murid SD Se-Kecamatan Serang Baru Divaksin Dosis Pertama
Tak sampai disitu JP, juga menghubungi nomor 0815-7321-5343 yang tertera sebagai nomor kantor BFI di Jalan Tuparev guna mengkonfirmasi, Rabu (5/1/2022), namun yang menjawab adalah layanan pesan suara. Berkali-kali menghubungi kembali nomor tersebut tetap dialihkan dan tidak mendapatkan jawaban.
Sementara itu, jika di Cirebon ada fenomena tutup kantor, di wilayah Jawa Timur (Jatim) BFI justru membuka kantor cabang baru guna mendekatkan pelayanan kepada nasabahnya, yakni dengan menambah kantor operasional di Surabaya dan Malang. Menurut Sutadi, Chief Marketing Officer BFI Finance, pihaknya sangat optimis tahun depan (2022) semakin bagus kinerjanya. Pasalnya, pandemi Covid 19 sudah semakin terkendali sehingga akan berpengaruh bagus pada laju pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Pandemi Covid 19 masih membayangi kita. Pandemi juga memunculkan berbagai tantangan baru bagi dunia bisnis. Perilaku masyarakat juga sedang mengalami perubahan cepat. Maka cara-cara baru dalam memberikan layanan kepada konsumen juga mutlak kami lakukan perubahan untuk menyongsong tahun 2022.” Kata Sutadi yang menyampaikannya secara virtual, Selasa (24/11/2021) lalu.
Rudy Eddywidjaja, Senior Vice President Consumer Business BFI Finance menambahkan, persiapan menyambut tahun 2022 mulai dirasakan. Melalui program “Meetup”, BFI Finance memperluas layanan pembiayaan multiguna dengan jaminan sertifikat rumah atau ruko di Surabaya Raya dan Malang Raya. “Tahun 2022, untuk produk jaminan sertifikat rumah/ruko akan kami perluas wilayah layanannya, dan kami juga akan menambah produk layanan lain,” ujar Rudy Eddywidjaja.
