Adanya data yang terhimpun ini akan memudahkan dalam berbagai hal terutama dalam mengambil kebijakan. Sebagai contoh, menurutnya perusahaan akan lebih mudah mencari tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan.
Begitu pun bagi masyarakat, mereka akan mengetahui lowongan kerja yang sesuai dengan keahliannya. Oleh karena itu, melalui jabarjawara.id yang dibangun hasil kerja sama dengan Top Karir Indonesia, perusahaan yang menginformasikan lowongan kerja, dia berharap bisa menghimpun data yang lengkap dan akurat terkait ketenagakerjaan.
“Kalau kita punya big data, apapun bisa dilakukan. Sharing data ini yang bisa dilakukan,” katanya.
Baca Juga:Kalahkan Kab Bandung 3-0, Tim Voli Kab Bekasi Lolos Babak KualifikasiMuskab VII KADIN Kabupaten Bekasi Dibuka Bupati Bekasi
Nantinya, tambah dia, portal jabarjawara.id akan memuat sejumlah data baik yang diperlukan perusahaan untuk mencari tenaga kerja maupun bagi masyarakat yang akan mencari kerja.
CEO Top Karir Indonesia, Bayu Janitra, mengatakan, saat ini terdapat 3.800 lowongan pekerjaan yang diumumkan di situs tersebut.
“Kita akan terus canvasing ke perusahaan, supaya jumlah lowongan kerja terus bertambah, jadi bisa lebih banyak tenaga kerja yang diserap,” katanya. Pihaknya menargetkan hingga bulan ini terdapat 10 ribu lowongan kerja yang diumumkan di jabarjawara.id.
Selain itu, menurutnya masyarakat pun bisa meningkatkan keahlian dan pengetahuan dengan mengakses situs tersebut. Beberapa materi pelatihan bisa diikuti terutama menyangkut kewirausahaan. “Potensi kewirausahaan, kita sudah running 36 episode, keilmuan praktis,” katanya.
Sebagai contoh, pihaknya menyediakan tayangan video tentang pengurusan legal formal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. “Cara-caranya dijelaskan, ada 38 episode,” katanya.
Disinggung keberadaan jabarjawara.id yang difungsikan untuk penghimpunan data, menurutnya sangat tepat. Pemerintah akan memilik data yang cepat dan diperbaharui setiap saat.
“Ketika ada inisiatif dari pemerintah, ini bisa tepat guna. Misal jika masyarakat banyak yang minat teknologi, pemerintah bisa memulai pengembangan teknologi. Atau ketika ada perusahaan yang sedang berkembang, bisa lebih cepat mendapatkan talent,” katanya.
Baca Juga:Pelopor IT Di Masa Pandemi, Kadiskominfo Jabar Raih Penghargaan InternasionalBulan Puasa, Alun-alun Ciledug Tetap Beroperasi Dengan Prokes Ketat
Untuk memaksimalkan kinerja portal tersebut, dia memastikan pihaknya sudah menerapkan sistem keamanan yang baik. “Untuk sekuriti kita pakai server tier 4, di bawah sedikit tier keamanan perbankan. Lalu kalau ada lonjakan pengakses, langsung auto konflik. Kita enggak khawatir,” katanya.
