Pada saat yang sama, juga ada sekretaris BPD Gempol, Sambudi yang juga ketua BMI. Keberadaan Sambudi ada kaitannya dengan pembahasan persoalan Desa Gempol. Sambudi tidak datang sendiri, ia didampingi oleh H Mustani yang juga warga Gempol sekaligus ada hubungan keluarga dengan Dian Alan Nuari.
“Jauh sebelum ada pertemuan itu, Mustani dan Dian Alan Nuari sudah komunikasi. Yang intinya sebagai mamang Mustani mengingatkan agar tidak berlebihan membuat postingan yang menyudutkan saya,” jelasnya.
Posisi pada saat itu, Mustofa tengah berbincang dengan dua perangkat desa dan disudut lain yang kira-kira berjarak dua meter Kipli berbicara dengan saudaranya yang juga anggota BMI. “Saya kira bukan dipukul tapi ditabok oleh mamangnya sendiri. Mungkin tujuannya mengingatkan saudaranya agar tidak seperti itu,” jelasnya.
Baca Juga:Hujan Abu Vulkanik Di Banten Mulai Turun, Petanda Apa Ini?Korban Pemukulan Di Rumdin Ketua DPRD Kab Cirebon Minta Kasusnya Diusut Tuntas
Jimust menyanyangkan respon berlebihan yang ditunjukan oleh salah satu LSM. “Persoalan adanya informasi yang sudah berkembang berkaitan dengan adanya laporan polisi, sehubungan dengan adanya insiden diarea rumah dinas. Yang langsung direspon cukup tidak baik oleh salah satu LSM. Adalah informasi yang tidak berimbang. Harusnya beberapa oknum dari LSM tersebut mengklarifikasikan terlebih dahulu berkaitan informasi yabg diterimanya ke saya selaku Ketua DPRD,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan Jimust, jangan malah kemudian membuat beberapa statement yang berpotensi menghasut kepada setiap orang. Dan bahkan karena informasi tersebut ketua DPRD dirugikan.
“Saya selaku Ketua DPRD atau pribadi merasa ada yang dirugikan dari informsi yang sudah beredar tersebut. Terlebih disebarkan melalui medsos yang tentunya saya juga sebagai warga Negara berhak melakukan upaya hukum kepada mereka-mereka, yang memberikan statement tidak berimbang dan terkesan menghasut dan mencemarkan nama baik saya,” ucapnya.
Ia melihat ada potensi dugaan tindak pidana melalui media elektronik. Namun, sebelum melangkah ke upaya hukum ia memberikan waktu kepada siapa saja yang sudah ikut menghasut dan mendeskriditkan ketua DPRD agar mengklarifikasi. “Saya tentunya sebagai wakil rakyat tetap akan memberikan waktu kepada mereka untuk segera mengklarifikasi ini semua. Dan semoga mereka tidak mudah terhasut oleh oknum-oknum yang notabene hanya mencari sensasi atau bahkan bisa saja karena latar belakangnya punya kepentingan dalam tahapan Pemilu,” tandasnya. (gfr)
