Wagub Demiz Tinjau Longsor Bogor

Wagub Demiz Tinjau Longsor Bogor
0 Komentar

Selain itu, tak lupa Demiz memohon pengertian para pengguna jalan, bahwa dalam 10 harian kedepan, jalur puncak ditutup. Selain pembersihan material longsor dan perbaikan-perbaikan di lokasi longsor, hal ini juga untuk keselamatan para pengguna jalan.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Tagana, Basarnas, dan relawan masih membersihkan material longsor di Kawasan Puncak Bogor yang menutupi badan jalan.

“Kita mohon pengertian pengguna jalan, biasanya weekend banyak yang wisata ke puncak, tapi 10 hari kedepan mohon jangan lewat kesini, sampai semuanya bersih,” ucapnya.

Baca Juga:Pemprov Jabar Dorong Perempuan Jadi Faktor Penting Perekonomian di Jawa BaratAkses Non Tol Menuju Bandara Kertajati Selesai Mei 2018

Kedepan, pemerintah pusat pun akan terus membenahi kawasan puncak. Salah satunya dengan memprogramkan peningkatan kapasitas jalan dengan cara melebarkannya sebanyak dua meter ke arah sisi kanan dan kiri jalan dari eksisting.

“Salain itu, juga tengah dibangun alternative lainnyanya yaitu jalan tol Bogor -Ciawi -Sukabumi, yang 2018 ini sudah sampai Cigombong Lido, 2019 Insyaallah sudah ada tol sampai Sukabumi,” ujarnya.

“Mudah- mudahan bisa semua teratasi dengan baik dengan kerja sama semua pihak, dan semua kegiatan disini semua bisa berlangsung dengan lancar lagi, yang mau rekreasi juga bisa nyaman lagi ke mari,” harapnya.

Salah seorang warga yang menjadi korban selamat bernama Hendra, seorang tukang villa di Jalan Raya Puncak, sekitar Mesjid Attaawun, menuturkan kejadian longsor diawali hujan deras yang cukup lama.

Hendra menceritakan, bahwa sejak pagi kawasan Puncak memang dilanda hujan deras. Hal itu lantas membuatnya memilih untuk tetap diam dan tidur di dalam sebuah lapak yang dirinya tempati.

“Lagi tidur, begitu saya bangun dengar suara gemuruh, pelipis kena besi bangun saya, terurug tanah, saya gali -gali, keadaan gelap, saya keluar, kemudian terurug (terkubur-Red) lagi, saya gali lagi bikin lubang, kedua kali saya selamet ada yang nyelametin, udah itu sadar-sadar saya ada di Rumah Sakit,” Jelas Hendra. (rls/hms)

0 Komentar