Ditambahkannya, Kabupaten Cirebon dikenal sebagai kota wali, namun sentuhan rohani dan untuk memuwujudkan Kota Wali itu bagaimana? “Kalau besok pasangan rakyat diberikan amanah oleh rakyat Kabupaten Cirebon, maka kita akan memberikan honor bagi para kiai dan guru ngaji, Imam masjid dan musholla. Dan ini dicatat ya akan menjadi priototas Paslon Rakyat di tahun pertama,” tandasnya.
Bakal calon wakil bupati Cirebon, Drs H Yayat Ruhyat menambahkan paslon Rakyat dalam visi misinya akan meningkatkan kedaulatan pangan dan tujuh misi lainnya dengan 9 program unggulan. Salah satunya dalam tata ruang, infrastuktur, daya beli.
“Sekarang saya tanya kenapa daya beli di Kabupaten Cirebon rendah, karena sisitem investasi di Kabupaten Cirenon belum maksimal, caranya harus mempermudah investor masuk ke Kabupaten Cirebon,” jelas Yayat.
Baca Juga:Penggerebekan Semalam Diduga Kumpulan LGBT, Eh Setelah di Interogasi Ternyata BukanGempa Lebak, BPBD Jabar Cek Tiga Lokasi Terdampak
Lebih lanjut disampaikan Yayat, dengan banyaknya investor yang masuk nantinya, maka otomatis banyak masyarkat yang bekerja, dengan banyaknya masyarakat bekerja otomatis daya beli akan naik. “Intinya ditahun pertama kita akan meningakat semua sektor,” imbuhnya.
Diakhir Yayat menambahkan, reformasi birokasi di Kabupaten Cirebon sangat perlu dilakukan, tetapi sesuai aturan, bukan asal copot. Karena semua diatur dan sesuai UU. Dengan menempatkan orang yang profesional dan proprosional.
“Sebenarnya sangat sederhana, tempatkan orang sesuai dengan ahlinya dan tempatkan orang sesuai dengan latar belakngnya, ini pun kalau kami dipercaya oleh masyarakat. Dan apa yang buruk jangan dilakukan, begitu pun dalam birokrasi,” pungkasnya. (gfr)
