Dalih Rapat Malam, Jasa Marga Suap Auditor BPK Dengan Karaoke Puluhan Juta

Dalih Rapat Malam, Jasa Marga Suap Auditor BPK Dengan Karaoke Puluhan Juta
0 Komentar

Setelah itu, menurut Saga, rapat dilakukan di kantor pusat PT Jasa Marga untuk mengklarifikasi temuan BPK. Namun, menurut Saga, fokus tim auditor BPK saat itu bukan tentang rapat tersebut.

“Saya lihat mereka fokusnya bukan ke situ. Posisi kami jelang zuhur, kelihatannya teman-teman mitra menjelaskan dalam suasana yang sudah tidak kondusif,” kata Saga.

Saga mengaku saat itu ada lima orang dari Jasa Marga, sedangkan dari tim auditor BPK ada 7 orang, yaitu Sigit Yugoharto, Epi Sopian, Roy Steven, Imam Sutaya, Bernat S Turnit, Andry Yustono, dan Kurnia Setiawan Sutarto.

Baca Juga:Rakhmat: Coklit Ini Sangat Tepat, Yang Belum Masuk DP4 Bisa Langsung DiusulkanKPU Kab Cirebon Lakukan Gerakan Coklit Selama Sebulan

“Waktu itu kami berlima belum tahu tempat yang dimaksud. Pas di jalan, atau lokasi, saya lupa. Sore posisinya perjalanan menuju ke sana. Di Semanggi, belakangan saya tahu namanya Las Vegas,” ujar Saga.

Ketika di lokasi, menurut Totong, sudah ada 20 perempuan. Mereka kemudian memilih satu per satu perempuan itu untuk menemani karaoke dari pukul 20.00 WIB hingga 00.30 WIB.

“Setelah kami kenalan, langsung dipanggil Mami untuk perkenalkan ladies-nya, ada 20 orang. Pihak BPK milih duluan. Kemudian dari Jasa Marga, Pak Saga, baru saya sama Hendro,” kata Totong.

Dia menyebut ada 13 perempuan yang menemani. Fasilitas karaoke itu diartikannya sebagai arahan untuk backup full tim BPK.

“Biaya?” tanya jaksa.

“Rp 32 juta sekian, saya laporkan,” sebutnya.

Dalam kasus tersebut, Setia Budi didakwa memberi suap motor Harley-Davidson kepada auditor BPK Sigit Yugoharto. Suap tersebut terkait pemeriksaan dengan tujuan tertentu terhadap PT Jasa Marga Persero pada 2017. (dtc/red)

0 Komentar