Alih-alih Senang Si Buah Hati Bisa Keracunan, Ini Tips Cara Memilih Mainan Yang Aman
NASIONAL – Mainan merupakan salah satu barang yang pasti dimiliki anak-anak. Selain menghibur, mainan juga bisa membantu meningkatkan kreativitas anak. Beberapa mainan ada yang dirancang khusus untuk mengembangkan kemampuan motorik anak.
Sayangnya, meski cukup bermanfaat, tidak semua mainan aman bagi anak-anak. Tak sedikit mainan yang mengandung zat-zat berbahaya. Meski terbilang sederhana, plastik yang dipakai sebagai bahan pembuat mainan terkadang mengandung zat kimia berbahaya. Selain itu, kebanyakan pewarna mencolok yang dipakai untuk menarik perhatian juga dibuat dari bahan yang tidak aman.
Baca Juga:GoPay VS e-Toll, Siapa Lebih Diminati, Siapa Lebih Monopoli?Takut Jadi Janda, Vanessa Angel Putusin Didi Mahardika Padahal 99% Pernikahan Bakal Terlaksana
Alih-alih senang, si buah hati bisa saja keracunan gara-gara mainan tersebut. Oleh sebab itu, sebagai orang tua, Anda harus lebih selektif dalam memilih mainan yang cocok bagi anak. Masih bingung mainan seperti apa yang cocok untuk si buah hati?
Jangan khawatir, Anda bisa memilih mainan anak dengan mengikuti petunjuk dari American Academy of family Physicians. Mau tahu, apa saja hal yang harus diperhatikan sebelum beli mainan anak-anak?
Sesuaikan dengan usia
Sebagai orang tua, Anda harus memilih mainan yang sesuai dengan usia si buah hati. Jangan sampai Anda salah memberikan mainan yang justru berbahaya bagi anak. Berikan mainan berukuran besar untuk anak berusia di bawah tiga tahun guna mengurangi risiko tertelan, seperti kelereng, lego, dan koin.
Anda bisa mulai memberikan mainan berupa bongkar pasang seperti lego untuk anak berusia tiga tahun ke atas. Lego merupakan salah satu mainan yang paling disukai anak-anak. Warna mencolok dan bentuknya yang bisa dibongkar pasang membuat mainan ini digandrungi. Selain itu, mainan itu sangat ampuh meningkatkan imajinasi dan kemampuan motorik anak.
Hindari mainan yang tajam
Jangan pernah memberikan mainan yang tajam kepada anak. Jauhkan pula mainan yang memiliki pita, tali, atau kawat. Sebab, benda-benda tersebut bisa saja melilit leher sang buah hati. Selanjutnya, hindari pistol atau mainan yang bisa menembakkan sesuatu. Meski terbilang simpel, mainan tersebut akan menyebabkan sang anak maupun orang di sekitarnya cedera.
