Acara sholat Dzuhur berjamaah bersama keluarga pun menjadi salah satu hal yang ditunggu hingga sangat terasa tidak ada batasan antara WBP dan keluarganya. Karena WBP pada saat itu bisa beribadah berjamaah bersama keluarga mereka. Mereka (WBP) terlihat sangat menikmati acara family day tersebut terlihat dari raut wajah mereka yang senyum tertawa gembira walau adakalanya diselingi rasa haru, anak-anak pun terlihat sangat ceria bermain bersama orang tuanya,” imbuh Kalapas.
Dan pada akhir kunjungan mereka mengabadikan kebersamaanya di stand Photo booth yang hasilnya bisa dijadikan kenang-kenangan sekaligus souvenir untuk dibawa pulang.
Kegiatan ini sangat banyak mendapat apresiasi yang positif dari WBP dan para pengunjung terlebih mereka pun berharap acara ini ke depan bisa diadakan lagi. “Dan mudah-mudahan acara ini sedikit mengobati rasa rindu dan menghadirkan kesan suasana di rumah terlebih lagi bisa mengobati kerinduan anak-anak terhadap orang tua mereka,” katanya.
Baca Juga:KPU Targetkan Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak 2018, 77,5%Pengguna E-Tol Kecewa, Bayar Rp 75 Ribu, Isinya Cuma 50 Ribu
Begitu pun sebaliknya, hal ini dapat menjadi motivasi bagi WBP untuk senantiasa berkelakuan baik dan aktif mengikuti program pembinaan, sehingga nantinya dapat segera berkumpul dengan keluarga di rumah. “Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat merubah mindset masyarakat di luar sana tentang keadaan di dalam lapas yang ternyata tidak sesuai dengan bayangan mereka,” pungkas Kadek.
Diketahui jumlah warga binaan di Lapas Cikarang saat ini, berjumlah 1.043 narapidana ditambah 281 tahanan dengan jumlah total 1.324 orang. (fjr)
