Alwi pun menyebutkan, bahwa IDB selaku lembaga keuangan internasional memiliki anggaran USD 5 miliar untuk diinvestasikan. Anggaran tersebut juga berpeluang untuk digunakan di beberapa proyek strategis di Jawa Barat.
Dia menekankan, negara-negara di Timur Tengah cukup tertarik untuk berinvestasi di Jawa Barat. Alwi mengungkapkan bahwa dari segi budaya, hingga potensi sumber daya alamnya, menjadi keunggulan tersendiri. “Jabar adalah tempat yang mereka minati dari kultur, lebih dekat ke jiwa orang Timur Tengah, ketimbang investasi di Bali. Ini keunggulan harus ditunjukan,” tambah Alwi.
“Sekarang kita bersama-bersama Pemda memberi penjelasan apa saja yang menjadi prioritas dan diberikan pada investor, dalam rangka memuluskan rencana mereka,” imbuh Dia.
Baca Juga:IMAGE 2017, Ajang Investor Timur Tengah Kenali Potensi Jawa BaratKPK Hadir di Acara Himpaudi, Netty : Lawan Budaya Korupsi Dari Balita
CEO Islamic Corporation for the Development Khaled Al Aboodi menuturkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat cukup menggairahkan. Dia sangat meyakini, pengusaha asal Timur Tengah bisa menanamkan modalnya di sejumlah proyek di Jawa Barat.
“Pertumbuhan ekonomi yang sedang terjadi di Jabar sangat bagus dalam investasi. Saya pikir ini bisa dimanfaatkan oleh negara-negara di Timur Tengah untuk lebih berani menanamkan investasi di Jawa Barat,” pungkas Khaled. (hms/rls)
