Selain itu, dalam rapat tersebut juga terungkap bahwa sejak digulirkannya gerakan Citarum Bestari tahun 2014 lalu, saat ini sampah yang berada di sungai citarum sudah berkurang signifikan. Hampir sepanjang 70 Km sampah sudah tidak lagi berada di aliran sungai citarum.
“Sekarang sudah sampai di angka 70 Km sampah kasat mata bukan sampah cair sudah sangat berkurang signifikan, tapi kan mesti dihitung juga kiri kanannya DAS Citarum ada 13 anak sungai, itu juga menjadi bagian dari program,” ujar Aher.
Aher menuturkan, rencananya, desa berbudaya lingkungan atau Ecovillage di areal DAS Citarum jumlahnya akan diperbanyak. “Dilapangan kita kan sudah membentuk Ecovillage atau desa berbudaya lingkungan yang dilintasi oleh sungai citarum dan kita sepakati ecovillage akan diperbanyak,” ucapnya.
Baca Juga:Berbahaya! Konsumsi Tramadol Harus Dengan Resep DokterJabar Paling Siap Selenggarakan Pilkada Serentak 2018
Ecovillage adalah sekelompok orang di setiap desa yang sudah sadar lingkungan, mereka dilatih dan dididik untuk menjaga lingkungan khususnya kebersihan sungai citarum. Tugas mereka melakukan kerja bakti membersihkan sungai dari sampah dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah apapun ke sungai citarum. “Sebetulnya kan sederhana ini hanya masalah perilaku saja,” pungkas Aher. (hms/rls)
