Melalui aksi ini, terkumpul donasi bagi masyarakat Rohingnya dari warga Jawa Barat. Sementara dana yang terkumpul melalui Rekening Solidaritas Rohingnya BJB hingga saat ini yaitu Rp 1,2 Miliar lebih. Dana ini berasal dari berbagai pihak, seperti masyarakat, OPD di lingkungan Pemprov Jawa Barat, infak dan sedekah dari PNS Pemprov Jawa Barat, serta berbagai pihak lainnya. Bagi warga Jabar yang ingin mendonasikan batuan masih bisa dilakukan transfer ke rekenening bank bjb atas nama Jabar Peduli Nomor Rekening 2345-6789-1000-1.
“Penyalurannya kita akan salurkan ke saluran yang resmi Pemerintah mempunyai aliansi, ormas-ormas aliansi, lembaga-lembaga donasi, di situ ada dompet duafa, ada PKPU, ada Daarut Tauhid, ada macem-macem di situ, ada Lazis NU, Lazis, Muhamayadiyah, ada Lazis PUI, dan lain sebagainya kan tergabung,” ungkap Aher usai aksi.
Dalam aksi ini hadir pula berbagai tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Barat. FKUB pun memberikan pernyataan sikapnya atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Rakhine State ini. Berikut pernyataan sikap FKUB Jawa Barat yang dibacakan oleh Ketua FKUB Jabar Rafadi Ahyar:
Baca Juga:Jabar Berkomitmen MoU dengan ShizoukaBatch II Penerimaan CPNS, Pemprov Jabar Tidak Buka Formasi Lowongan
1. Mengutuk segala tindakan kekerasan yang dialami oleh etnis Rohingnya di Rakhine, Myanmar. Menyatakan perbuatan tersebut adalah perbuatan biadab yang melampauai batas-batas kemanusiaan yang oleh agama apa pun tidak bisa dibenarkan sama sekali;
2. Mendukung tindakan Pemerintah Republik Indonesia yang dengan cepat mengambil langkah-langkah konkrit seperti mengutus Mentei Luar Negeri untuk segera berkunjung ke Myanmar dan ke negara-negara Asean melakukan negosiasi mencari solusi penyelesaian secara diplomatik terhadap konflik tersebut, mengirimkan bantuan pangan, obat-obatan, dan lain -lain yang diperlukan;
3. Meminta Pemerintah untuk menampung pengungsi Rohingya yang ada di wilayah Indonesia, khususnya di suatu pulau atau lahan yang masih memungkinkan yang masih ada di wilayah kita;
4. Mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk turun tangan mengatasi tragedi tersebut dengan melakukan penyelidikan terhadap pelanggran HAM berat yang dilakukan oleh Pemerintah Myanmar;
5. Menghimbau kepada seluruh umat beragama di Indonesia khsusunya di Jawa Barat untuk melakukan tindakan konkrit dengan cara mendonasikan dana atau barang lain yang diperlukan oleh sudara-saudra kita di Myanmar;
