Selan itu, langkah normalisasi lainnya dengan melakukan pengerukan dan pelebaran badan sungai. Untuk sementara dasar Sungai Cikijing akan dikeruk hingga kedalaman 1,5 meter. Nanti akan dilakukan juga pengerukan lebih dalam dan pelebaran badan sungai sekaligus untuk lebih memperlancar aliran sungai.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BBWS Citarum Suwarno mengatakan, pihaknya akan menggali dasar sungai yang ada saat ini dari arah hulu dan hilir Sungai Cikijing. Namun, BBWS Citarum sendiri belum bisa melakukan pelebaran badan sungai sesuai dengan design karena harus membebaskan lahan terlebih dahulu.
“Jadi dalam minggu ini dari balai itu akan mengerjakan penggalian Sungai Cikijing dari jembatan ke arah hulu (Kahatex) kurang lebih 250 meter, ke arah hilir kurang lebih 500 meter. Tapi nanti kalau ke arah hilir kurang, kita akan perpanjang lagi. Jadi kita akan menggali di badan sungai yang ada,” ucap Suwarno.
Baca Juga:Pemkab Bekasi Akan Realisasikan PABXKekasih Pembuang Bayi Jalani Pemeriksaan Polisi
Sesuai dengan rencana design bangunan, pelebaran badan sungai akan dilakukan hingga hampir 24 meter ditambah akses jalan di kiri-kanan sungai sepanjang tiga meter. Sementara pengerukan akan dilakukan hingga kedalaman empat meter. Untuk merealisasikan hal tersebut BBWS Citarum mesti membebaskan lahan dengan anggaran mencapai sekitar Rp 98 Miliar.
Sementara itu, General Manajer Kahatex Luddy mengaku pihaknya kini sedang menunggu rekomendasi teknik untuk membongkar seluruh bangunan pentutup Sungai Cikijing. Dia berharap April ini bisa segera dikerjakan. Selain itu, Luddy menambahkan pihak Kahatex juga ikut berperan dalam normalisasi Sungai Cikijing ini dalam hal pengerukan dan pemompaan Sungai Cikijing.
“Kita sisain yang terakhir itu hanya jembatan saja. Kan memang yang justru persoalan ada disitu. Nah, kami sekarang lagi menunggu rekomendasi teknik. Jadi setelah rekomendai teknik itu keluar, kita langsung kerjakan. Mudah-mudahan sih April ini bisa langsung dikerjakan, karena kita lagi nunggu gambar konstruksinya seperti apa, kemudian setelah keliatan penampangnya langsung kita kerjain,” tutur Luddy.
Sungai Cijiking yang ada di kawasan Kahatex sepanjang 570 meter. Luddy mengatakan hal tersebut menjadi tanggung jawab Kahatex. “Sebetunya pangkal persoalannya hanya 28 meter. Selebihnya itu kan di luar Kahatex cuman ada di dinding Kahatex. Jadi yang sisa 28 meter itu yang nanti kita akan luruskan, kita akan pindahkan,” pungkasnya. (hms/rls)
