“Tentu bukan berarti bahwa di Jawa Barat kurang tenaga profesional, tapi keliatannya kampusnya kurang banyak. Karena apa? Karena kalau di Jawa Timur kampusnya banyak – penduduknya banyak. Kalau di Jawa Barat kampusnya kurang banyak – orangnya banyak,” lanjutnya.
Jawa Barat bersama Kemenristekdikti dan tiga PTN di Jawa Barat saat ini tengah mengembangkan PSDKU. Selain Unpad Pangandaran dan IPB Sukabumi, ITB pun telah mengembangkan PSDKU di Cirebon. Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, hal ini adalah upaya pemerintah dalam mengembangkan kualitas SDM di Tanah Air, khususnya Jawa Barat.
“Kami ingin menyelesaikan tingkat APK di Jawa Barat yang masih rendah di Perguruan Tinggi. Sehingga kami kembangkan yang namanya Program Studi di Luar Kampus Utama. Dimana Program Studi di Luar Kampus Utama ini akan kami dorong terus agar masyarakat di Jawa Barat bisa mengenyam pendidikan tinggi dengan lebih baik,” harap Nasir.
Baca Juga:RDP Akan Berikan Kaki/Tangan Palsu Kepada Penyandang DisabilitasIndustri Tak Menjanjikan, Karawang akan Andalkan Pariwisata
Pada kesempatan ini, Nasir juga berujar bahwa tidak hanya kampus negeri yang bisa mendirikan PSDKU. Kampus swasta yang memiliki standar kualitas, seperti tenaga pengajar yang baik dengan akreditasi A bisa mendirikan PSDKU.
“Persyaratannya adalah program studinya harus A (akreditasi), institusinya juga A. Dosennya cukup, publikasi internasionalnya makin baik, berarti mereka layak untuk dikembangkan menjadi perguruan tinggi PSDKU,” ujar Nasir.
Unpad mulai menyelenggarakan kegiatan pendidikan akademik di Pangandaran pada Tahun Ajaran 2016-2017. Ada lima program Studi yang dibuka, yaitu Ilmu Komunikasi, Ilmu Administrasi Bisnis, Peternakan, Perikanan, dan Keperawatan.
Unpad Akan punya Aquatiq Stadium di Jatinagor
Selain MoU PSDKU, ditandatangi pula MoU antara Menristekdikti dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nachrawi. MoU ini terkait peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mendukung program kepemudaan dan keolahragaan.
“Kita ingin memberikan support yang luar biasa bagi kelembagaan keolahrgaan di Unpad lewat Aquatiq Stadium, meskipun di Unpad belum ada Fakultas Ilmu Keolahrgaan, tapi pasti ada kaitannya antara Fakultas Perikanan, Maritim dan Aquatiq Stadium,” kata Imam dalam sambutannya.
Nantinya Unpad akan memiliki Aquatiq Stadium di Kampus Unpad Jatinangor. Aquatiq Stadium ini terkait dengan kompetensi mahasiswa di Program Studi Ilmu Kelautan Unpad untuk pengembangan SDM kelautan di Pangandaran dan daerah lainnya di Jawa Barat.
