CSI: Kami dan Keluarga Besar Baik-baik Saja

CSI: Kami dan Keluarga Besar Baik-baik Saja
3 Komentar

Menghadapi berbagai isu negatif tersebut, CEO CSI H. Mohammad Yahya, ST dan Komisaris Iman Santoso, ST meminta keluarga besar CSI agar tetap tenang, sabar dan tabah. Selama ini isu negatif tentang CSI tidak pernah terbukti, karena CSI memang tidak pernah memiliki niat untuk menipu anggotanya. Pihak CSI menurut Iman memiliki niat yang tulus untuk membangun ekonomi keluarga Indonesia. Jika ada hal yang memang dianggap salah, CSI sangat terbuka untuk memperbaiki diri.

CEO berpesan kepada seluruh keluarga besar CSI bahwa pemberitaan negatif dan berbagai isu yang dituduhkan adalah sebuah ujian untuk naik tingkat, sekaligus ujian untuk keimanan kita. Diharapkan, keluarga besar CSI untuk berpikir positif dan tetap tenang dengan tidak terpancing emosi dan menuruti hawa nafsu. Jika kita menuruti hawa nafsu maka hawa untuk keimanan kita akan hilang.

Dikatakan CEO, biarkan mereka bicara apapun tentang CSI. Harus di ingat bahwa kita di CSI niat karena Allah untuk mencari rizki yang halal dan barokah bukan mencari isyu atau gosip. Kalau di CSI  niatnya mencari rizki tinggalkan gosip dan isyunya.

Baca Juga:Aktivis WTC: Arah Musrenbang Kabupaten Cirebon Tak Jelas, Infrastruktur Amburadul!Ahok: “Kamu Bisa Lihat, Tindak Tanduk Saya Ada Gak Melecehkan Islam?”

Silahkan dinilai kalau menurut keluarga besar, CSI itu bagus maka pertahankan, kalau jelek silahkan dicari jeleknya dimana, kemudian sama sama memperbaiki tetapi jangan mencari yang sempurna karena didunia ini tidak ada yang sempurna. Kesempurnaan hanya milik Allah.

Jika kita tidak diakui atau dibilang jelek oleh orang lain, biarkan saja. Karena sejatinya mereka tidak faham dengan CSI. Sama halnya dulu keluarga besar CSI yang belum masuk anggota, yang dulunya ngotot bahwa CSI tidak benar, CSI haram, CSI tidak masuk akal, tetapi ketika sudah tahu CSI yang sebenarnya mereka akhirnya masuk dan bergabung dengan CSI. Orang bijak berkata: Jika tak kau temukan ketenangan di permukaan, maka menyelamlah lebih dalam. (ades/csi)

3 Komentar