CSI: Kami dan Keluarga Besar Baik-baik Saja

CSI: Kami dan Keluarga Besar Baik-baik Saja
3 Komentar

ISU negatif dan pembentukan opini publik untuk menjatuhkan CSI terus dibangun oleh sebuah lembaga yang jelas-jelas tidak ada hubungannya dengan CSI. Adalah Otoritas jasa Keuangan (OJK) yang seharusnya mengurusi perbankan justru memaksakan diri untuk mengawasi dan ikut campur ke ranah CSI dengan basic koperasinya.

Diharapkan, artikel yang ditulis oleh Ades, selaku Kabid Media Suara Cakra ini, dapat meluruskan kesalahfahaman, ketidakfahaman, dan keresahan-keresahan yang selama ini berkembang cukup santer di masyarakat tentang CSI dan progres pergerakannya.

mobil-csiBelum lama, OJK lewat Satgas Waspada Investasi (SWI) menggelar sebuah acara Focus Group Discussion mengenai CSI. Sayangnya, dalam even yang sejatinya membahas topik central tentang CSI, justru tidak melibatkan CSI dengan tidak mengundang seorangpun anggotanya.

Baca Juga:Aktivis WTC: Arah Musrenbang Kabupaten Cirebon Tak Jelas, Infrastruktur Amburadul!Ahok: “Kamu Bisa Lihat, Tindak Tanduk Saya Ada Gak Melecehkan Islam?”

FGD yang seharusnya dimanfaatkan untuk mencari masukan dari berbagai pihak, diarahkan untuk membantai dan mendholomi CSI. Moderator yang seharusnya dari pihak yang netral diambil alih dan dipimpin langsung oleh Ketua SWI Pusat Tongam L Tobing, alhasil semua pembicara diarahkan untuk menyudutkan CSI.

Saat kesimpulan akhir, hal hal yang positif tentang CSI tidak diungkapkan seperti pernyataan Ir. Kardaya Warnika anggota DPR komisi XI yang mengatakan “katakan salah jika CSI salah, tetapi katakan benar jika memang CSI benar, jangan menuduh negatif dulu, berhati hatilah dalam menilai”.

Ada juga pendapat Suprapto dari kementrian koperasi yang mengatakan undang undang koperasi tidak bisa membubarkan sebuah koperasi yang ada adalah pembinaan dan pembinaan. Lakukan dengan objektif dan hati-hati jangan menghakimi sepihak karena siapa tahu justru CSI lah yang benar.

Sementara pembicara Brigjen Pol Agung Setia dari Bareskrim Polri ketika ditanya oleh sejumlah wartawan yang menanyakan apakah ada anggota CSI yang sudah menjadi korban dirugikan oleh CSI? Brigjen Agung bungkam tidak menjawab dan mengalihkan pembicaraan.

Ini artinya bahwa memang tidak ada seorangpun anggota CSI yang merasa menjadi korban dan dirugikan oleh CSI. CSI memang terus melakukan pembenahan. Ibarat orang belajar, tidak mungkin langsung bisa, dan CSI dengan koperasinya saat ini terus berkoordinasi dengan kementerian koperasi, baik pusat maupun di daerah. Ini artinya CSI sangat terbuka untuk memperbaiki diri agar lebih baik.

3 Komentar