Nyumarno Tantang Neneng 1X24 Jam Sediakan Fasilitas PICU/NICU

Nyumarno Tantang Neneng 1X24 Jam Sediakan Fasilitas PICU/NICU
0 Komentar

BEKASI – Mempunyai gelar sebagai dr (dokter) tidaklah menjamin seseorang untuk menjadi seorang pemimpin di Kabupaten Bekasi. Pasalnya, Bupati Bekasi yang terpilih di Pilkada periode tahun 2012-2017 Neneng Hasanah Yasin yang mempunyai gelar sebagai dr (dokter) ini disebut-sebut belum mampu menepati janjinya memberikan pengobatan gratis untuk warga yang tidak mampu.

Berbagai mekanisme harus ditempuh, pemberian pengobatan gratis bagi masyarakat tidaklah mudah dan harus mempunyai rencana yang sangat matang, demi pelayanan dan kenyamanan masyarakat atau pasien yang ingin berobat, tentu saja harus dilengkapi dengan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang memadai bagi fasien yang ingin berobat, manun justru hal ini berbanding terbalik saat dr.Neneng Hasanah Yasin terpilih sebagai Bupati Bekasi, RSUD Kabupaten Bekasi tidak memiliki fasilitas ruangan Pediatric Intensive Care Unit (PICU)/Neonatal Intensive Care Unit (NICU).

Apakah ini hanyalah janji seorang politisi ketika dirinya mempunyai niat atau ambisi untuk memenangkan suatu kompetisi dikancah politik. Atas tidak adanya fasilitas ruang PICU/NICU di RSUD Kabupaten Bekasi membuat anggota Komisi IV, Nyumarno meradang. Bahkan, politisi PDI Perjuangan ini menantang Bupati Bekasi dr.Neneng Hasanah Yasin untuk 1×24 jam adakan ruangan PICU/NICU di RSUD Kabupaten Bekasi. Karena, ruang NICU adalah ruang perawatan intensif untuk anak atau bayi yang baru lahir neonatus sampai usia 28 hari yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus seperti:

Baca Juga:UMK Tinggi, Ratusan Perusahaan akan Hengkang dari Karawang2015, Banyak Guru di Kabupaten Cirebon Bercerai

1. Berat badang bayi rendah, 2. Fungsi pernafasan bayi kurang sempurna, 3. Bayi lahir secara Prematur, 4. Mengalami kesulitan dalam persalinan, 5. Menunjukan tanda-tanda mengkuatirkan dalam beberapa hari pertama kehidupan. Sedangkan PICU adalah pelayanan intensif untuk anak atau bayi yang membutuhkan perawatan khusus karena mengalami seperti, 1. Masalah pernafasan akut, 2. Mengalami kecelakaan berat saat masih berada didalam kandungan ibu, 3. Komplikasi, 4. Kelainan pada fungsi organ.

“Dengan tidak adanya fasilitas ini di RSUD Kabupaten Bekasi saya tantang Bupati Neneng, Kadinkes Bekasi, dan pemerhati kesehatan di Bekasi untuk secepatnya menyediakan fasilitas PICU/NICU. Saya yang dipilih oleh rakyat dan mengatasnamakan masyarakat Kabupaten Bekasi melihat kejadian ini harus memperjuangkan segala keluhan masyarakat dan hak-hak masyarakat didunia medis. Jangan biarkan rakyat mu mati karena tak ada nya ruangan PICU/NICU,” cetus Nyumarno.

0 Komentar