“Iya betul terjadi pembacokan di area kampus STKIP Bima. Tapi gimana kejadian awalnya masih kita dalami,” kata Nurman.
Nurman menuturkan, informasi insiden berdarah itu diketahui setalah pihak kampus STKIP Bima menghubungi pihak kepolisian. Namun, persoalan kejadian awalnya belum bisa dibeberkannya dengan alasan masih dalam tahap olah tempat kejadian perkara (TKP).
“kita masih dalami motifnya apa. Masih didalami juga berapa orang yang bacok,” tegas Nurman.
Baca Juga:Mantan Dirut RSUD Arjawinangun Cirebon Ditahan, Diduga Merugikan Negara Rp2,2 MiliarBersiaplah! 1 Juta PNS akan Diberhentikan
Sementara itu, keluarga korban kabarnya akan melakukan penyisiran untuk mencari pelaku pembacokan terhadap Oma.
“Ada kabar yang masuk ke saya 5 menit sebelum ini, pihak dari keluarga yang meninggal akan melakukan penyisiran malam Ini. Pihak kepolisian harus melakukan penjagaan ketat di lingkungan kampus dan kos-kosan mahasiswa yang berasal dari Sape.” (bay)
