Ternyata Banyak Korban Malpraktik yang Dilakukan RS Awal Bros Bekasi

Ternyata Banyak Korban Malpraktik yang Dilakukan RS Awal Bros Bekasi
0 Komentar

Namun, pernyataan berbeda didapatkan dari rumah sakit lainnya, RS Mitra Keluarga, Bekasi Barat. Salah satu dokter rumah sakit tersebut menyatakan bekas luka yang dialami anaknya akan berbekas selamanya. Bahkan, bekas jahitan akan membesar dengan seiring pertumbuhan anak.

“Wah di situ saya kembali panas. Saya dibohongi RS Awal Bros untuk kedua kalinya. Padahal, kemarin ahli bedah plastik meyakinkan tak akan ada masalah apapun,” jelasnya.

Setelah itu, dirinya pun melayangkan surat somasi pertama ke pihak manajemen RS Awal Bros. Hasilnya, pihak rumah sakit menjawab akan bertanggung jawab memberikan penanganan bedah plastik pada wajah putrinya. “Tapi saya sudah terlanjur tak percaya. Bayangkan dua kali dibohongi,” jelasnya.

Baca Juga:Duel dengan Anak SMP, Begal KO, Ketauan Warga, Ampir Mati Dibakar Massa3 ABG Berusia 15 Tahun Dipaksa jadi PSK di Kafe Doli-Doli Tangerang

Akhirnya, Ia pun memutuskan memperkarakan penanganan tak baik yang ia dapat dari RS Awal Bros Kalimalang, Bekasi. Awalnya, gugatan dilayangkan pada 2014 lalu ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Namun, karena salah gugat, akhirnya ia pun pindah ke PN Kota Bekasi pada Maret 2015 lalu.

Dirinya menggugat RS Awal Bros atas perbuatan melawan hukum, sehingga seorang pasien tidak medapatkan informasi konsen untuk ditangani dengan baik. Hal ini, lanjut dia, diatur dalam undang-undang KUH Perdata, UU Kesehatan, UU Kedokteran, UU Rumah Sakit, serta UU Perlindungan Konsumen.

Sementara itu, Komisioner KPAI, Erlinda menyampaikan, pihaknya akan terus mengawal korban-korban yang merasa dirugikan atas penanganan RS Awal Bros. Sebab, rupanya korban bukan hanya satu orang saja. “Karena ini kan menyangkut keselamatan banyak pihak, dan ini kan termasuk haknya konsumen kan. Mereka kan bayar ke sana, tapi kenapa seperti ini. Jadi harus ada tanggung jawab,” tegasnya.

Kendati demikian, kasus yang berulang kali terjadi di RS Awal Bros ini, menurutnya belum tentu dapat membuat rumah sakit ini dicabut izin operasionalnya. “Ditutup atau tidak, tergantung urgensinya, tapi kemungkinan-kemungkinan itu tetap ada,” pungkasnya. (fjr)

0 Komentar