Berdasarkan data realisasi pengadaan jasa Event Organizer (EO) Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025, alokasi anggaran tersebar ke berbagai mitra dengan nilai kontrak yang bervariasi. Kontrak terbesar diberikan kepada Maria Utara Jaya dengan nilai mencapai Rp 18,47 miliar, disusul oleh Falah Eka Cahya sebesar Rp 16,59 miliar dan Pojok Celebes Mandiri senilai Rp 15,41 miliar. Perusahaan lain yang mendapatkan kontrak di atas Rp 10 miliar adalah Raja Idea Kreatif untuk Paket 1 sebesar Rp 12,57 miliar dan Anugrah Duta Promosindo Paket 1 senilai Rp 11,07 miliar.Beberapa perusahaan tercatat memenangkan lebih dari satu paket pekerjaan. Renjana Media Indonesia, misalnya, menangani empat paket berbeda dengan total akumulasi miliaran rupiah, di mana Paket 1 merupakan yang terbesar senilai Rp 5,25 miliar. Anugrah Wizardhi Convex juga mengelola tiga paket dengan rincian nilai Rp 4,59 miliar (Paket 1), Rp 2,69 miliar (Paket 2), dan Rp 1,51 miliar (Paket 3). Demikian pula dengan Citra Solusi Konvensindo yang menangani tiga paket dengan nilai tertinggi pada Paket 1 sebesar Rp 4,01 miliar.Selain kontrak bernilai besar, terdapat sejumlah pengadaan dengan skala menengah di kisaran Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar, seperti yang dikerjakan oleh Erawan Prakasa Utama (dua paket), Kredo Aum (Rp 1,33 miliar), serta sisa paket dari Raja Idea Kreatif. Sementara itu, untuk kegiatan skala pendukung, BGN menggandeng perusahaan seperti Mokhsa Karsa Ganendra, Greenlite Kreasi Abadi, Milli Kita Bersama, hingga Gloria Abdi Cendana yang mencatatkan nilai kontrak paling efisien sebesar Rp 242 juta. Secara keseluruhan, daftar ini mencerminkan masifnya kolaborasi pihak ketiga dalam mendukung operasional tahun pertama lembaga urusan gizi tersebut.
Penggunaan jasa pihak ketiga yang masif ini diharapkan dapat mengakselerasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi mandat utama lembaga tersebut, meskipun tantangan efisiensi anggaran di tahun-tahun mendatang tetap menjadi sorotan publik. (red)
