BANDUNG – Persaingan gelar Super League 2025/2026 memasuki fase krusial. Hingga pekan ke-26, Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan 61 poin, diikuti Borneo FC (57 poin) dan Persija Jakarta (52 poin). Dengan sisa sekitar delapan pertandingan, peta persaingan mulai mengerucut, meski secara matematis belum sepenuhnya tertutup.
Persib berada di posisi paling menguntungkan. Selisih empat poin dari Borneo dan sembilan angka dari Persija memberi ruang napas, sekaligus margin kesalahan yang masih cukup aman. Konsistensi menjadi kata kunci. Dari 26 laga, Persib sudah mencatat 19 kemenangan dan hanya tiga kekalahan, menunjukkan stabilitas performa yang sulit disaingi.
Namun, jalan menuju juara tidak sepenuhnya mulus. Dari sisa pertandingan, Persib masih harus menghadapi sejumlah lawan yang berpotensi menyulitkan, seperti Bali United, Dewa United, Arema FC, hingga laga krusial melawan Persija. Beberapa di antaranya dimainkan dalam skema kandang-tandang yang menuntut konsistensi, terutama saat bertandang ke markas lawan yang dikenal kuat.
Baca Juga:Genap 55 Tahun, Dedi Mulyadi Kokohkan Dominasi Kepemimpinan di Jawa BaratKejar Target Juni, Pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon Dikebut
Di atas kertas, Persib diuntungkan karena memiliki komposisi lawan yang relatif seimbang antara tim papan tengah dan bawah. Jika mampu mengamankan poin penuh di laga kandang dan mencuri poin di laga tandang, peluang mengunci gelar sebelum pekan terakhir terbuka lebar.
Sementara itu, Borneo FC justru memiliki jadwal yang secara statistik lebih “ramah”. Dari sisa laga, hanya sedikit lawan dari papan atas yang akan dihadapi. Mereka lebih banyak bertemu tim papan tengah hingga bawah. Ini membuat peluang Borneo untuk terus menempel Persib tetap terbuka, bahkan berpotensi menyalip jika Persib terpeleset di dua hingga tiga pertandingan.
Persija berada di posisi paling sulit. Selain tertinggal sembilan poin, mereka juga menghadapi jadwal yang lebih berat, termasuk duel langsung melawan Persib, serta laga melawan Persebaya dan Bhayangkara. Dengan margin poin yang cukup jauh, Persija tidak hanya wajib menang, tetapi juga berharap dua pesaing di atasnya terpeleset.
Jika dihitung secara realistis, dari delapan laga sisa, Persib hanya membutuhkan sekitar lima kemenangan untuk mengunci gelar di kisaran 76–78 poin. Dengan tren performa saat ini, angka tersebut sangat mungkin tercapai.
