Jembatani Lulusan Sekolah ke Dunia Kerja, Pemprov Jabar Masifkan Sosialisasi Aplikasi "Nyari Gawe"

App Nyari Gawe
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terus mendorong percepatan sosialisasi platform ini guna memastikan transisi siswa dari bangku sekolah ke dunia industri berjalan lebih mulus.
0 Komentar

BANDUNG – Tantangan pengangguran di kalangan lulusan baru (fresh graduate) menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sebagai solusi konkret, Pemprov Jabar kini tengah memacu optimalisasi aplikasi “Nyari Gawe”, sebuah platform digital khusus yang dirancang untuk memudahkan siswa SMA dan SMK di Jawa Barat dalam mengakses peluang kerja segera setelah mereka lulus.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terus mendorong percepatan sosialisasi platform ini guna memastikan transisi siswa dari bangku sekolah ke dunia industri berjalan lebih mulus. Langkah ini diambil mengingat besarnya hambatan informasi yang sering dihadapi oleh para pencari kerja pemula.

Perintah Sosialisasi Masif

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto, menegaskan bahwa aplikasi Nyari Gawe harus dipahami dan dimanfaatkan secara langsung oleh para siswa, terutama mereka yang berada di kelas 12. Ia menginstruksikan seluruh jajaran di satuan pendidikan untuk bergerak aktif memperkenalkan platform ini.

Baca Juga:Heboh 70 Ribu Motor Listrik untuk Operasional MBG, Banderolnya Bikin Terkejut!PGRI Ciledug Resmi Hentikan Program Penggalangan Dana, Perkuat Prinsip Kemandirian Organisasi

“Saya minta sosialisasi ini dilakukan secara masif melalui struktur sekolah, mulai dari Kepala Sekolah, wali kelas, hingga Bursa Kerja Khusus (BKK),” tegas Purwanto pada Senin (6/4), sebagaimana dikutip dari laman resmi Jabarprov.

Respons Positif dan Integrasi Industri

Sejak diluncurkan pada Oktober 2025, aplikasi ini menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan. Hingga akhir Maret 2026, antusiasme masyarakat—khususnya para pencari kerja—terlihat dari angka pendaftaran yang mencapai ratusan ribu orang.

Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Jabar, Hendra Kusuma Sumantri, memaparkan data terkini terkait jangkauan aplikasi tersebut.

“Tercatat lebih dari 382 ribu pencari kerja telah terdaftar di sistem kami, dengan ketersediaan lebih dari 14 ribu lowongan pekerjaan dari ratusan perusahaan yang telah bergabung,” ungkap Hendra.

Fitur Berbasis AI dan Kemudahan Akses

Nyari Gawe bukan sekadar papan pengumuman lowongan kerja digital biasa. Aplikasi yang tersedia di platform Android dan iOS melalui tautan s.id/appNyariGawe ini dilengkapi dengan teknologi mutakhir untuk membantu akurasi pencocokan kerja.

Beberapa fitur unggulan yang ditawarkan antara lain:

• Pencarian Berbasis Lokasi: Memudahkan pelamar menemukan pekerjaan di area terdekat.

0 Komentar