JAKARTA – Di jagat maya sedang ramai sebuah narasi yang menyebutkan pengiriman sepeda motor listrik untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dalam sebuah video, disebutkan ada 70 ribu unit motor yang akan didistribusikan ke seluruh SPPG.
Motor-motor tersebut tampak masih terbungkus plastik dan sudah dipasangi stiker Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca Juga:PGRI Ciledug Resmi Hentikan Program Penggalangan Dana, Perkuat Prinsip Kemandirian OrganisasiKomisi I DPRD Kab Cirebon Matangkan Skema Pilwu 2027, Antara E-Voting dan Cara Lama
Kendaraan untuk SPPG itu dikabarkan merupakan motor listrik bergaya trail, mirip dengan Honda CRF.
Terlihat tulisan Emmo yang diduga sebagai merek motor listrik tersebut.
Diduga motor listrik berlogo BGN itu adalah Emmo JVX GT.
Mengutip laman resminya, Emmo JVX GT merupakan motor listrik tipe adventure dengan kekuatan mencapai 7.000 W dan jarak tempuh 70 kilometer.
Motor listrik ini mendukung pengisian cepat, di mana pengisian dari 30% hingga 80% dapat dilakukan dalam waktu satu jam.
Kendaraan ini dibekali baterai berkapasitas 72V 31Ah.
Motor ini kompatibel dengan dua baterai dan baterainya mudah dilepas.
Namun, yang paling menyita perhatian adalah label harganya.
Berdasarkan situs resmi, Emmo JVX GT dijual dengan harga Rp56,8 juta.
Dalam video yang tersebar, disebutkan motor-motor listrik tersebut akan dikirim ke SPPG di wilayah Jawa Barat.
Akan tetapi, dikutip dari detikJabar, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Regional Bandung, Ramzi, mengaku belum menerima informasi resmi mengenai hal itu.
“Sampai saat ini saya belum mendapat informasi terkait motor listrik tersebut,” ujar Ramzi, Senin (6/4/2026).
Baca Juga:Ketua DPRD Dorong Pemkab Cirebon Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur JalanJajaki Usia ke-78, Pembangunan Subang Kian Melesat
Ia juga membenarkan telah melihat video yang beredar di media sosial soal motor-motor tersebut.
Namun, Ramzi belum bisa memastikan kebenarannya secara kelembagaan.
“Saya kebetulan memang pernah melihat di medsos ya tentang adanya yang mengunggah soal motor listrik itu,” katanya.
Ramzi menegaskan, hingga kini belum ada kejelasan mengenai pendistribusian maupun jumlah kendaraan yang disebut-sebut akan diberikan untuk SPPG.
Karena itu, ia belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut soal video yang viral tersebut.
“Tapi sampai sekarang saya pribadi belum mendapat informasi motor itu akan diserahkan ke siapa, dikirim ke mana, dan jumlahnya berapa,” ucapnya. (red)
