"Teteg lan Tutug": 5 Hal Menarik dari Refleksi 544 Tahun Perjalanan Kabupaten Cirebon

HUT kab. Cirebon 544
Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi, hadir dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-544, Sumber (2/4/2026).
0 Komentar

Beberapa proyek strategis yang menjadi climaks pembangunan 2025 meliputi:

• Pendidikan & Kesehatan: Revitalisasi SMP Negeri 1 Gempol, SMPN 2 Greged, SMPN 2 Pangenan, SMPN 2 Gunung Jati, SMPN 1 Kaliwedi, pembangunan ruang kelas baru TK Negeri 1 Pabuaran, serta fasilitas ICU dan Unit Transfusi Darah (UTD) di RSUD Waled.

• Infrastruktur Pemerintahan & Layanan Publik: Pembangunan lanjutan Kantor Kecamatan Arjunwinangun, gedung kantor UPTD P5A (Karangsembung, Karangwareng, Pabedilan), hingga fasilitas publik di Pasar Watu Belah (shelter PKL, GOR, dan area parkir).

Langkah ini menunjukkan bahwa infrastruktur Cirebon masa depan adalah infrastruktur yang estetik, fungsional, dan memiliki akar sejarah yang kuat.

Baca Juga:Perkuat Identitas Budaya, Pemkab Cirebon Resmi Luncurkan Salam Khas "Kulanun–Mangga"KPK Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu, Dua Koper dan Satu Kardus Disita

Menatap Masa Depan dengan “Tripod Cirebon”

Refleksi 544 tahun Kabupaten Cirebon membawa kita pada satu kesimpulan: kemajuan daerah ini bergantung pada sinergi tiga pilar atau “Tripod Cirebon”, yaitu nilai Religiusitas (Gunung Jati), Sejarah (Pajajaran), dan Inovasi Modern.Dengan prinsip Teteg lan Tutug, Cirebon membuktikan bahwa mereka tidak perlu meninggalkan masa lalu untuk meraih masa depan. Di era digital yang serba seragam ini, Cirebon memilih untuk tampil beda dengan kemegahan identitasnya sendiri. (tim JP)

0 Komentar