PSSI Terancam! 3 Pemain Berdarah Belanda Ini Berpotensi Gagal Dinaturalisasi Imbas Kasus Paspor yang Guncang E

Tristan Gooijer
Tristan Gooijer, salah seorang pemain yang digadang-gadang akan dinaturalisasi oleh PSSI
0 Komentar

JAKARTA – Tiga pemain keturunan Belanda yang masuk dalam daftar incaran PSSI kini terancam batal memperkuat Timnas Indonesia. Ancaman ini muncul pascamunculnya polemik administrasi kewarganegaraan yang mengguncang kompetisi tertinggi Belanda, Eredivisie. Bukan persoalan kecil, kasus ini dilaporkan melibatkan setidaknya 25 pemain dari berbagai klub, termasuk beberapa nama yang selama ini menjadi target naturalisasi skuad Garuda.

Keributan administratif ini berawal dari hasil pertandingan pekan ke-27 Eredivisie musim 2025/2026 yang berlangsung 15 Maret 2026 lalu. Saat itu, NAC Breda menelan kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles. Namun alih-alih menerima kekalahan, pihak NAC Breda justru melayangkan protes resmi kepada otoritas liga. Mereka mencurigai status kewarganegaraan bek sayap Go Ahead Eagles, Dean James, yang sudah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak Maret 2025.

Masalahnya, Dean James disebut masih tercatat sebagai pemain Uni Eropa dalam dokumen kontraknya bersama Go Ahead Eagles untuk musim 2025/2026. Padahal, setelah seseorang resmi menjadi WNI, status kewarganegaraan Belandanya otomatis gugur. Konsekuensinya, status pemain tersebut berubah menjadi non-EU, sehingga wajib memenuhi aturan ketat seperti batas minimum gaji sebesar 600 ribu euro per tahun. Apabila persyaratan ini tidak terpenuhi, pemain dinyatakan tidak sah tampil di kompetisi resmi.

Baca Juga:Maluku Utara Diguncang Gempa M 7,6: Peringatan Tsunami Sempat Menyala, 29 Gempa Susulan TerdeteksiPemuda Asal Lemahwungkuk Tewas Tertemper Kereta Api Barang

Akar persoalan ini sederhana namun tegas: baik Indonesia maupun Belanda sama-sama tidak mengakui kewarganegaraan ganda. Berdasarkan pemberitaan media Belanda, tidak ada seorang pun yang secara hukum boleh memegang paspor Indonesia dan Belanda secara bersamaan. Dengan demikian, setiap pemain keturunan Belanda yang memilih dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia secara otomatis melepas paspor Belandanya. Sayangnya, sejumlah klub diduga lalai memperbarui status administratif para pemain tersebut.

Protes NAC Breda seolah menjadi pemicu efek domino. Klub TOP Oss juga mengajukan keberatan serupa setelah menghadapi Willem II yang menurunkan Nathan Tjoe-A-On. Sementara itu, klub-klub lain memilih langkah preventif dengan menonaktifkan pemain mereka lebih awal.

Dengan merebaknya kasus ini, PSSI diprediksi akan menghadapi jalan terjal dalam upaya menaturalisasi pemain baru, khususnya mereka yang masih berdarah Belanda atau masih berkompetisi di liga domestik Belanda.

0 Komentar