Putus Rantai Kemiskinan, Pemkab Cirebon Targetkan Sekolah Rakyat Jadi Kawah Candradimuka Siswa Prasejahtera

Sekolah Rakyat
Pemerintah Kabupaten Cirebon meyakini bahwa pembangunan Sekolah Rakyat adalah bentuk investasi jangka panjang.
0 Komentar

CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon tengah serius menggarap proyek strategis pembangunan Sekolah Rakyat sebagai senjata utama dalam memerangi angka kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut. Proyek ini diproyeksikan bukan sekadar fasilitas pendidikan biasa, melainkan sebuah pusat transformasi sosial bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Transformasi Melalui Sistem Asrama

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Lili Marliyah, menegaskan bahwa kunci utama dari efektivitas Sekolah Rakyat ini terletak pada konsep sistem asrama (boarding school). Langkah ini diambil untuk memastikan peserta didik mendapatkan lingkungan yang benar-benar mendukung pertumbuhan intelektual dan karakter tanpa distraksi eksternal.

“Tujuan utamanya adalah memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Dengan sistem asrama, anak-anak tidak lagi kembali ke lingkungan lama yang berpotensi menghambat fokus atau perkembangan pendidikan mereka,” ujar Lili saat memberikan keterangan pada Jumat (27/3/2026).

Baca Juga:Dilema Anggaran dan Hukum, Pemkot Cirebon Pastikan Renovasi Gedung Setda Tetap Berjalan Juli MendatangPersiapan Matang, 2.559 Calon Jamaah Haji Kabupaten Cirebon Siap Bertolak ke Tanah Suci Mulai 24 April

Menurut Lili, anak-anak dari keluarga prasejahtera sering kali terbentur pada keterbatasan akses dan ekosistem rumah tangga yang kurang kondusif untuk belajar. Kehadiran asrama diharapkan mampu menciptakan isolasi positif, di mana siswa dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada pengembangan diri.

Lebih dari Sekadar Kurikulum Formal

Program Sekolah Rakyat ini merupakan pengejawantahan dari kebijakan nasional yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Tidak hanya mengejar nilai akademik di atas kertas, para siswa nantinya akan dibekali dengan dua pilar tambahan:

Pembinaan Keterampilan (Vocational Skills): Memberikan keahlian praktis yang siap digunakan di dunia kerja atau wirausaha.

Penguatan Karakter: Membentuk mentalitas mandiri, tangguh, dan memiliki daya saing tinggi.

“Pendidikan adalah kunci utama untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan. Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya lulus sekolah, tetapi juga berdaya saing dan mampu mengubah nasib keluarganya di masa depan,” tambah Lili.

Investasi Jangka Panjang

Pemerintah Kabupaten Cirebon meyakini bahwa pembangunan Sekolah Rakyat adalah bentuk investasi jangka panjang. Dengan memberikan fasilitas terbaik bagi anak-anak dari kalangan ekonomi lemah, pemerintah berharap dapat menciptakan perubahan sosial yang signifikan dalam satu hingga dua dekade mendatang.

0 Komentar