Capaian Zakat, Infak dan Sedekah di Jabar Meningkat 12 Persen

Zakat jabar
Suasana salat idul Fitri 1447 H di Gedung Sate, Bandung (21/3/2026).
0 Komentar

KOTA BANDUNG – Momentum Idulfitri 1447 H di Jawa Barat membawa kabar baik bagi penguatan ekonomi umat. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat mencatatkan lonjakan signifikan pada perolehan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang tahun ini berhasil menembus angka fantastis, yakni lebih dari Rp1,173 triliun.

Wakil Ketua 1 Baznas Jawa Barat, Ijang Faisal, menyampaikan kabar gembira tersebut di hadapan ribuan jemaah saat memberikan sambutan dalam rangkaian pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Gedung Sate, Kota Bandung. Menurutnya, angka tersebut merupakan akumulasi laporan yang dihimpun dari Baznas di 27 kabupaten dan kota yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat.

“Perolehan tahun ini mengalami kenaikan yang cukup impresif, yakni sebesar 12 persen lebih dibandingkan dengan capaian pada tahun sebelumnya,” ungkap Ijang Faisal dalam pidatonya.

Baca Juga:Gema Takbir dan Arkana Jiwa: Sebuah Perjalanan Pulang yang Lebih dari Sekadar JarakPantau Kesiapan Arus Mudik, Kapolresta Cirebon Cek Kelayakan Pos Pam Ciledug

Peningkatan Kepercayaan Publik

Ijang menilai, tren positif ini bukan sekadar persoalan angka, melainkan cerminan dari semakin matangnya kesadaran religius dan sosial warga Jawa Barat. Kenaikan dua digit tersebut menjadi indikator kuat bahwa masyarakat kian memahami kewajiban dalam menyisihkan sebagian hartanya melalui lembaga resmi.

Selain kesadaran individu, Ijang juga menyoroti aspek kredibilitas lembaga. Menurutnya, pertumbuhan perolehan ini membuktikan bahwa tingkat kepercayaan (public trust) masyarakat terhadap Baznas sebagai pengelola zakat tetap terjaga dengan baik dan bahkan terus menguat.

“Tentunya ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Baznas dalam menyalurkan zakat masih tetap tinggi. Masyarakat merasa aman dan yakin bahwa dana yang mereka titipkan akan dikelola secara profesional,” tambahnya.

Pemberdayaan Umat Berkelanjutan

Menutup keterangannya, Ijang menegaskan bahwa dana ZIS yang terkumpul tidak hanya akan disalurkan untuk bantuan bersifat konsumtif sesaat. Baznas Jawa Barat berkomitmen untuk mentransformasikan dana tersebut menjadi program-program pemberdayaan umat yang bersifat berkelanjutan.

Langkah ini diambil guna memastikan zakat mampu menjadi instrumen pengentas kemiskinan yang efektif di Jawa Barat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi kreatif bagi para mustahik agar di masa depan mereka mampu mandiri secara finansial. (rls/hms)

0 Komentar