Bus Pariwisata Ludes Terbakar di Tol Cipali KM 95, Lalu Lintas Arah Jakarta Sempat Tersendat

Bus pariwisata terbakar
Foto ilustrasi bus pariwisata terbakar di tol Cipali, Subang (15/3/2026).
0 Komentar

SUBANG – Sebuah bus pariwisata dilaporkan hangus terbakar di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 95 jalur B, tepatnya di wilayah Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Minggu (15/3/2026) sore. Meski kobaran api sempat membumbung tinggi dan melalap badan kendaraan, insiden ini dipastikan tidak memakan korban jiwa.

​Peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 16.54 WIB saat bus tengah melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. Beruntung, saat api mulai berkobar, bus dalam kondisi kosong tanpa penumpang, sehingga proses evakuasi kru bus dapat dilakukan dengan cepat sebelum api merambat ke seluruh bagian kendaraan.

​Corporate Communications & Sustainability Management Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengonfirmasi bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kegagalan sistem kelistrikan pada bagian mesin.

Baca Juga:Waspada Macet Jalur Pantura, Tiga Titik Pasar Tumpah di Cirebon Jadi Perhatian UtamaGubernur Jabar Siapkan Skema Kompensasi bagi Penyapu Koin Indramayu

​”Berdasarkan keterangan dari kru bus, kendaraan tiba-tiba mengeluarkan asap pekat dari kompartemen mesin yang kemudian disusul dengan munculnya percikan api. Dugaan kuat pemicunya adalah hubungan arus pendek atau korsleting listrik,” ujar Ardam saat dikonfirmasi pada Minggu malam.

​Sesaat setelah menyadari adanya indikasi kebakaran, pengemudi bus segera mengambil tindakan preventif dengan menepikan kendaraan ke bahu luar jalan tol. Langkah cepat ini dilakukan guna meminimalisir risiko bagi pengguna jalan lain, mengingat api dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar badan bus pariwisata tersebut.

​Merespons laporan tersebut, tim patroli Astra Tol Cipali tiba di lokasi sekitar pukul 17.01 WIB untuk melakukan pengamanan jalur. “Petugas segera melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar titik kejadian untuk menjaga kelancaran serta keamanan pengguna jalan lainnya yang melintas,” tambah Ardam.

​Upaya pemadaman dilakukan secara intensif setelah dua unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Subang tiba di lokasi pada pukul 17.20 WIB. Petugas berjibaku menjinakkan si jago merah hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 17.52 WIB.

​Meskipun tidak ada korban luka maupun jiwa, insiden ini sempat menyebabkan antrean kendaraan akibat proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian. Pihak pengelola jalan tol pun menyampaikan keprihatinannya atas gangguan yang terjadi pada sore hari tersebut.

0 Komentar