BANDUNG – Menjelang laga kandang melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Senin, 9 Maret 2026, manajemen Persib Bandung kembali mengingatkan soal larangan kehadiran pendukung tim lawan. Imbauan ini disampaikan agar semua elemen mematuhi ketentuan yang sudah ditetapkan demi menjaga keamanan dan kenyamanan jalannya pertandingan.
Kepala Komunikasi PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menegaskan bahwa kebijakan tersebut memiliki landasan regulasi yang kuat dan wajib dipatuhi oleh semua pihak. Ia menyebut larangan itu merujuk pada Regulasi Liga 1 musim 2025/2026 Pasal 5 tentang Keamanan dan Kenyamanan Ayat 7, serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 yang secara eksplisit melarang kehadiran suporter tim tamu di dalam stadion.
“Aturan ini secara jelas melarang pendukung tim lawan memasuki stadion,” ujar Adhi.
Baca Juga:Guru Agama Keluhkan Dugaan “Salam Tempel” dan Setor Tunjangan, Ini Kata Kemenag Kab CirebonDPRD Tekankan Peran Utama Sekretariat di Rencana Kerja 2027
Sebagai langkah pencegahan, panitia pelaksana akan memperketat pengawasan di sejumlah titik menuju lokasi pertandingan. Setiap ring pengamanan akan dilakukan penyaringan ketat guna memastikan tidak ada suporter Persik yang menyusup ke area stadion.
Adhi menambahkan, jika ada pendukung tim tamu yang memaksa datang ke kawasan stadion, pihak penyelenggara akan meminta mereka untuk segera meninggalkan lokasi demi menjaga situasi tetap kondusif. Ia juga menegaskan bahwa tiket yang sudah dibeli oleh suporter tamu tidak dapat dikembalikan karena tidak ada mekanisme refund dalam situasi seperti ini.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kebijakan ini diterapkan untuk menghindari potensi sanksi dari Komisi Disiplin PSSI yang bisa merugikan kedua kesebelasan. Karena itu, kerja sama dari semua pihak sangat diperlukan agar pertandingan berlangsung aman dan tertib.
Selain itu, Adhi menekankan bahwa penjualan tiket pertandingan hanya dilakukan melalui aplikasi resmi Persib Apps. Ia mengimbau para Bobotoh untuk waspada dan tidak membeli tiket dari kanal tidak resmi guna menghindari risiko penipuan atau kendala saat hendak masuk stadion. (red)
