JAKARTA – SUV kompak premium Honda ZR-V hingga awal 2026 masih belum dipasarkan secara resmi di Indonesia. Padahal, model ini sudah diproduksi sejak 2023 dan dijual di sejumlah negara seperti Jepang dan Australia.
Secara global, Honda ZR-V diposisikan di antara Honda HR-V dan Honda CR-V. SUV ini menggunakan platform yang sama dengan Honda Civic, sehingga menawarkan karakter berkendara yang lebih stabil dengan nuansa premium.
Honda pertama kali memperkenalkan ZR-V pada 2023 untuk memperkuat lini SUV di segmen C. Sejak saat itu, model ini tersedia dalam pilihan mesin 1.5 liter turbo bensin serta varian hybrid 2.0 liter e:HEV dengan sistem dua motor listrik. Transmisi yang digunakan CVT atau e-CVT, dengan opsi penggerak roda depan dan AWD di beberapa pasar.
Baca Juga:Menu MBG Boleh Diposting, Kepala BGN Tegaskan Tak Ada Larangan Unggah di MedsosHarga Emas Hari Ini Turun Serentak, Cek Rincian Lengkap UBS dan Galeri 24 di Pegadaian 4 Maret 2026
Dari sisi varian, di pasar global ZR-V umumnya ditawarkan dalam tipe bensin dan hybrid. Varian hybrid e:HEV menjadi yang paling diminati karena menawarkan efisiensi bahan bakar lebih baik sekaligus performa responsif.
Untuk harga, di Jepang ZR-V dipasarkan mulai kisaran setara Rp350 jutaan hingga Rp490 jutaan tergantung tipe. Sementara di Australia, harga model ini berada di rentang setara Rp600 jutaan hingga mendekati Rp900 jutaan untuk varian tertinggi hybrid.
Di segmen SUV kompak menengah, ZR-V bersaing dengan sejumlah model seperti Toyota RAV4, Subaru Forester, Nissan X-Trail, hingga SUV asal Tiongkok seperti GWM Haval H6.
Lantas mengapa jarang terlihat di Indonesia? Hingga kini, Honda Prospect Motor belum mengumumkan rencana resmi membawa ZR-V ke pasar domestik. Faktor strategi produk dan segmentasi dinilai menjadi pertimbangan, mengingat HR-V dan CR-V sudah lebih dulu mengisi ceruk pasar SUV Honda di Tanah Air.
Jika didatangkan dalam kondisi utuh atau CBU, harga ZR-V berpotensi berada di atas HR-V dan mendekati CR-V, sehingga masuk ke segmen premium dengan persaingan ketat. Kondisi tersebut membuat model ini belum menjadi prioritas distribusi di Indonesia.
Dengan tren elektrifikasi yang terus meningkat, peluang ZR-V masuk ke pasar nasional tetap terbuka. Namun untuk saat ini, SUV tersebut masih sebatas model global yang jarang terlihat di jalanan Indonesia. (red/zay)
