JABARPUBLISHER.COM – Laga Persib vs Ratchaburi dipastikan menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Duel penentuan ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertaruhan harga diri sekaligus peluang lolos ke babak berikutnya di kompetisi Asia.
Atmosfer panas diprediksi menyelimuti Stadion Gelora Bandung Lautan Api saat Persib Bandung menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two). Setelah takluk 0-3 di Thailand, Maung Bandung wajib tampil nyaris sempurna untuk membalikkan keadaan.
Dalam persiapan Persib vs Ratchaburi kali ini, aspek taktik menjadi perhatian utama pelatih Bojan Hodak. Evaluasi besar-besaran dilakukan, terutama dalam pola build up dan cara keluar dari tekanan tinggi lawan. Pada pertemuan pertama, Persib kesulitan mengembangkan permainan akibat pressing agresif Ratchaburi yang membuat lini tengah kehilangan kendali.
Baca Juga:Grup Neraka untuk Garuda Muda? Indonesia Satu Grup dengan Jepang di Piala Asia U-17 2026Residu Pestisida Ancam Sungai, Pemkot Tangsel Lakukan Pembersihan Darurat
Hodak mengakui timnya gagal mengontrol tempo sejak menit awal pada leg pertama. Gol cepat yang bersarang di gawang Persib membuat skema permainan berantakan. Transisi bertahan ke menyerang dinilai kurang rapi, sementara duel perebutan bola kedua kerap dimenangkan kubu tuan rumah saat itu.
Menghadapi laga Persib vs Ratchaburi di Bandung, variasi serangan dari lini belakang akan ditingkatkan. Sirkulasi bola pendek dan rotasi posisi di sektor tengah menjadi fokus latihan. Strategi ini diharapkan mampu memecah pola high press lawan sekaligus meminimalkan serangan balik cepat.
Dari sisi komposisi pemain, Persib juga menyiapkan sejumlah opsi rotasi. Penyerang anyar Sergio Castel yang melakoni debut pada leg pertama bertekad menebus hasil minor tersebut. Ia menilai performa tim masih jauh dari standar terbaik dan optimistis peluang bangkit tetap terbuka di kandang sendiri.
Namun, tantangan tidak ringan. Beberapa pemain inti dikabarkan belum sepenuhnya pulih dari cedera. Situasi ini memaksa tim pelatih mencari formulasi yang lebih fleksibel agar tetap kompetitif menghadapi agresivitas Ratchaburi.
Meski tertinggal agregat tiga gol, semangat Persib dalam duel Persib vs Ratchaburi belum surut. Dukungan penuh Bobotoh di GBLA diyakini bisa menjadi energi tambahan untuk mengejar defisit gol. Hodak menegaskan, fokus tim bukan hanya memburu kemenangan, tetapi juga memperbaiki kualitas permainan secara kolektif.
