Andi pulang ke Palembang dengan menumpang kendaraan travel. Sehari-hari ia kembali menjalani rutinitas, namun rasa bersalah terus menghantui.
Hingga akhirnya, ia memilih menyerahkan diri.
Penemuan Mayat yang Membuka Tabir
Sebelumnya, warga Desa Gaung Asam dibuat geger oleh penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas pada Selasa sore, 27 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapolsek Lembak, Iptu Yopi Maswan, membenarkan penemuan tersebut. Saat olah TKP dilakukan, polisi menemukan sejumlah petunjuk kuat.
Baca Juga:Kantong Kering? Ini Tips Jitu Kelola StresTimnas Futsal Indonesia Gasak Korea Selatan 5-0, Pelatih Minta Ini untuk Laga Selanjutnya
“Di leher korban masih terdapat jeratan tali. Di sekitar lokasi juga ditemukan helm, sandal, serta uang Rp2.000,” ujar Yopi.
Dugaan pembunuhan pun menguat. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Prabumulih untuk proses autopsi dan pemeriksaan lanjutan.
Proses Hukum Berlanjut
Kini, Andi telah diserahkan ke Satreskrim Polres Muara Enim untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Tragedi ini menyisakan duka mendalam—bukan hanya bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi ironi pahit di balik program sosial yang seharusnya menjamin kesejahteraan dan kemanusiaan.
Di dapur yang seharusnya menghadirkan gizi dan harapan, justru lahir kisah kelam tentang emosi, batas, dan nyawa yang hilang sia-sia. (red/tim)
