JABARPUBLISHER.COM – Nama Alwi Farhan kian diperhitungkan di panggung bulu tangkis internasional. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia itu berhasil menembus 15 besar dunia untuk pertama kalinya sepanjang karier setelah tampil gemilang dan keluar sebagai juara BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026.
Berdasarkan pembaruan peringkat dunia Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pekan kelima 2026 yang dirilis pada Selasa, Alwi Farhan melonjak empat peringkat dan kini menempati posisi ke-14 dunia dengan koleksi 59.230 poin.
Lonjakan tersebut tak lepas dari tambahan 9.200 poin yang diperolehnya usai meraih gelar juara Indonesia Masters 2026. Angka itu menjadi raihan poin tertinggi Alwi Farhan sepanjang karier profesionalnya, sekaligus menandai gelar perdana sang pemain di turnamen level Super 500.
Baca Juga:Sinyal Rekrutmen Dibuka, Sekolah Garuda Cari Guru PPG untuk Program Unggulan NasionalMengaku Sering Diganggu, Pekerja Dapur MBG Habisi Rekan Kerja dengan Hijab
Keberhasilan tersebut juga membuat Alwi Farhan melampaui sejumlah nama besar, di antaranya Lu Guang Zu (China), Toma Junior Popov (Prancis), Victor Lai (Kanada), serta Weng Hong Yang (China). Capaian ini menegaskan konsistensi performa Alwi dalam beberapa turnamen terakhir.
Menembus 15 besar dunia sejatinya merupakan target jangka pendek Alwi Farhan. Zona ini sangat krusial karena menjadi batas bagi pemain dengan status Top Committed, yang diwajibkan tampil di seluruh turnamen Super 750 dan Super 1000, minimal dua turnamen Super 500, serta BWF World Tour Finals apabila lolos.
Dengan status barunya, peluang Alwi Farhan untuk tampil lebih rutin di turnamen elite dunia terbuka lebar. Hal ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Alwi untuk terus mengasah mental bertanding dan menjaga konsistensi performa di level tertinggi.
Sementara itu, tunggal putra Indonesia lainnya, Anthony Sinisuka Ginting, masih berupaya memperbaiki peringkat dunia setelah cukup lama berkutat dengan cedera. Ginting kini berada di posisi ke-63 dunia, naik 13 tingkat usai mencapai babak kedua Indonesia Masters 2026.
Nama lain yang juga mencatat kenaikan peringkat adalah Moh. Zaki Ubaidillah, yang naik dua peringkat ke posisi ke-44 dunia dengan total 33.485 poin, menunjukkan persaingan internal yang semakin ketat di sektor tunggal putra Indonesia.
Adapun posisi puncak peringkat dunia tunggal putra masih dikuasai Shi Yu Qi (China) dengan 108.247 poin. Ia dibuntuti Kunlavut Vitidsarn (Thailand) di peringkat kedua dan Anders Antonsen (Denmark) di posisi ketiga. Sementara Jonatan Christie, yang absen di Indonesia Masters 2026, bertahan di peringkat keempat dunia.
