Elon Musk: Dari Anak Pendiam Afrika Selatan hingga Penentu Arah Teknologi Dunia

Elon musk
Elon Musk (kiri) yang kini memiliki kekayaan 13 ribu triliun lebih.
0 Komentar

Sebagai “cadangan” jika Bumi mengalami kehancuran.

Transisi Energi Bersih

Melalui mobil listrik, baterai, dan energi surya.

Ko-eksistensi Manusia dan AI Agar AI tidak menjadi ancaman bagi peradaban.

Visi ke Depan: Antara Utopia dan Risiko

Elon Musk bukan sekadar CEO. Ia adalah visioner yang bertaruh pada masa depan manusia. Sebagian idenya terdengar utopis, sebagian lain menakutkan.

Namun sejarah menunjukkan:

Banyak hal yang dulu dianggap mustahil, kini menjadi kenyataan—karena orang seperti Elon Musk berani mencoba.

Penutup

Elon Musk adalah paradoks:

Baca Juga:Meledak di Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan Akhirnya Masuk Elite DuniaSinyal Rekrutmen Dibuka, Sekolah Garuda Cari Guru PPG untuk Program Unggulan Nasional

Seorang jenius yang sering ceroboh, pemimpin visioner yang kontroversial, dan inovator yang tidak pernah puas.

Apakah ia akan dikenang sebagai penyelamat masa depan manusia atau sosok yang terlalu berani bermain api Waktu yang akan menjawab.

Yang pasti, dunia sudah berubah karena Elon Musk—dan perubahan itu belum usai. (jay)

0 Komentar