Elon Musk: Dari Anak Pendiam Afrika Selatan hingga Penentu Arah Teknologi Dunia

Elon musk
Elon Musk (kiri) yang kini memiliki kekayaan 13 ribu triliun lebih.
0 Komentar

NAMA Elon Reeve Musk hampir selalu muncul dalam setiap diskusi tentang masa depan: energi terbarukan, kecerdasan buatan, eksplorasi luar angkasa, hingga kebebasan berbicara di era digital. Ia dicintai sekaligus dikritik, dipuja dan diperdebatkan. Namun satu hal sulit dibantah: Elon Musk adalah salah satu tokoh paling berpengaruh di abad ke-21.

Feature ini mengulas perjalanan hidup, cara berpikir, kerajaan bisnis, inovasi, ambisi besar, hingga visi masa depan Elon Musk secara utuh dan faktual.

Awal Kehidupan: Anak Jenius yang Terasing

Elon Musk lahir pada 28 Juni 1971 di Pretoria, Afrika Selatan. Ayahnya, Errol Musk, adalah seorang insinyur elektromekanik, sementara ibunya, Maye Musk, seorang model dan ahli gizi asal Kanada.

Baca Juga:Meledak di Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan Akhirnya Masuk Elite DuniaSinyal Rekrutmen Dibuka, Sekolah Garuda Cari Guru PPG untuk Program Unggulan Nasional

Sejak kecil, Musk dikenal pendiam, introvert, dan gemar membaca. Ia kerap menjadi korban perundungan di sekolah. Pada usia 9 tahun, ia sudah membaca ensiklopedia Britannica dari A sampai Z. Di usia 12 tahun, Musk menciptakan gim komputer sederhana bernama Blastar dan menjualnya seharga USD 500—tanda awal naluri teknologinya.

Lingkungan Afrika Selatan saat itu, menurut Musk, tidak memberi ruang bagi mimpi besarnya. Ia kemudian memutuskan hijrah.

Hijrah dan Pendidikan: Mencari Panggung Dunia

Pada usia 17 tahun, Musk pindah ke Kanada, lalu melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat. Ia menempuh studi di: University of Pennsylvania Fisika

Ekonomi (Wharton School)

Kombinasi fisika dan ekonomi inilah yang kelak membentuk cara berpikir Musk: teknologi harus masuk akal secara ilmiah sekaligus layak secara bisnis.

Ia sempat diterima di program doktoral Stanford University, namun keluar hanya dua hari kemudian untuk mengejar peluang internet yang sedang meledak pada pertengahan 1990-an.

Perjalanan Karier: Dari Nol, Jatuh, Bangkit, dan Meledak

Zip2: Awal Kekayaan

Startup pertamanya, Zip2, menyediakan peta dan direktori bisnis online. Tahun 1999, perusahaan ini diakuisisi oleh Compaq senilai USD 307 juta. Musk memperoleh sekitar USD 22 juta.

PayPal: Mesin Uang Dunia Digital

Uang itu diinvestasikan ke X.com, yang kemudian berkembang menjadi PayPal. Pada 2002, PayPal diakuisisi eBay senilai USD 1,5 miliar. Musk menerima sekitar USD 180 juta. Alih-alih hidup nyaman, Musk mengambil risiko ekstrem.

0 Komentar