Debat Ketiga, Paslon 03 Kupas Rencana Strategis Sejahterakan Masyarakat Kota Cirebon

Debat Ketiga, Paslon 03 Kupas Rencana Strategis Sejahterakan Masyarakat Kota Cirebon
0 Komentar

Paslon dengan jargon ‘Idola’ ini juga berjanji untuk merawat heritage kebudayaan seperti bangunan peninggalan masa lalu sebagai bagian dari sejarah kejayaan Cirebon. Di tangan pemimpin yang tepat, Kota Cirebon tentunya bisa lebih berkemajuan, sejahtera masyarakatnya, serta memegang kuat nilai-nilai luhur kebudayaan yang diwariskan oleh pendahulu sebagai manifesto Cirebon Kota Wali.“ Kita memiliki banyak bangunan bersejarah peninggalan jaman dulu, peninggalan dari Sunan Gunung Jati, peninggalan rezim Belanda, memang luar biasa sebagai heritage. Namun ada beberapa langkah yang nanti paslon 03 lakukan adalah yang pertama kita mendata dengan benar untuk bangunan-bangunan bersejarah di Kota Cirebon, yang kedua kita menetapkan itu sebagai bangunan cagar budaya, yang ketiga kita bisa memberikan bantuan-bantuan untuk tempat yang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya. Maka di situ peran nyata pemerintah dalam keseriusan merawat dan melestarikan heritage yang kita miliki, supaya tetap bisa dinikmati oleh anak cucu kita nanti,” papar Effendi Edo, Calon Walikota Cirebon ‘Idola’ paslon 03.

Effendi Edo juga menyinggung permasalahan lingkungan hidup sebagai tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat Kota Cirebon serta strategi yang akan dilaksanakan jika paslon 03 terpilih nanti.

Debat Ketiga, Paslon 03 Kupas Rencana Strategis Sejahterakan Masyarakat Kota CirebonCawalkot 03 Effendi Edo menjawab pertanyaan Paslon 02 terkait penanganan sampah.

“ Permasalahan lingkungan adalah menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, masyarakat pun harus andil dalam menjaganya. Namun paslon 03 ini mempunyai strategi tersendiri untuk memelihara lingkungan hidup diantaranya membangun lintas generasi sadar lingkungan hukum, pengelolaan sampah oleh pihak yang berkompeten dan ahli, pemberdayaan KPLH (Kelompok Pencinta Lingkungan Hidup), penghijauan di lingkungan RTH (Ruang Terbuka Hijau),” tandas Edo. (adv)

0 Komentar