CIREBON – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2024, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Cirebon bersama dengan Polresta Cirebon menggelar karnaval pelajar. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengkampanyekan anti perundungan atau Buliying dan juga kekerasan terhadap anak. Dengan dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Cirebon dan juga turut hadir Wakil Menteri Tenaga Kerja (wamenaker) Afriansyah Noor, karnaval pelajar diikuti oleh ribuan siswa-siswa dari mulai tingkat Taman Kanak-kanak (TK) sampai SMA.Â
Dimulai dari halaman Mapolresta Cirebon, para peserta berjalan kaki menuju Hutan Kota Sumber dengan membawa atribut dan tulisan yang beragam. Dari mulai kampanye anti Buliying sampai stop kekerasan anak.
Ketua KPAID Kabupaten Cirebon, Hj Fifi Sofiah menuturkan, sekitar 6000 anak ikut dalam kampanye tersebut. Selain karnaval, panitia juga mempersiapkan beberapa perlombaan untuk para peserta. “Kita juga menggelar lomba menggambar dan mewarnai. Ada juga lomba menari,” ujar Fifi pada Rabu (31/7/2024).
Baca Juga:Ribuan Warga Semarakkan Hari Jadi Desa Serang Kulon Ke-40Polres Cirebon Kota Tindak 1.105 Pelanggar Lalin Selama Ops Patuh Lodaya 2024
Dirinya berharap, dari kegiatan tersebut kesadaran para orang tua meningkat akan hak-hak yang dimiliki oleh anak. Fifi juga mengatakan, kegiatan ini bisa menjadi motivasi dari Pemerintah Daerah, untuk kembali meningkatkan perlindungan dan memenuhi kewajiban atas hak yang dimiliki anak-anak di Kabupaten Cirebon.
“Mudah-mudahan tidak ada lagi aksi buly di sekolah ataupun di lingkungan anak-anak. Dan semoga juga, tidak lagi terjadi kekerasan terhadap anak, ini merupakan tanggung jawab bersama yang harus kita jaga dan lindungi,” ucapnya.
Ditempat yang sama, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni mengatakan, Polresta Cirebon mendukung kepada semua pihak yang turut berperan serta perduli terhadap anak-anak, khususnya di wilayah Kabupaten Cirebon. “Kita harus bersatu untuk menjaga agar anak-anak tidak menjadi korban kejahatan. Ini adalah tanggung jawab bersama,” katanya.
Kapolresta menegaskan, acara ini menekankan pentingnya peran aktif dari semua pihak, termasuk orang tua, guru, serta seluruh komponen masyarakat Cirebon. Harapannya, setiap anak-anak di daerah ini dapat tumbuh dan meraih cita-cita tanpa rasa takut atau terhambat oleh kekerasan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Ini adalah bukti nyata bahwa Cirebon bersatu dalam melindungi generasi penerus bangsa dari segala bentuk ancaman,” ujarnya.
