“Juga pengurangan penggunaan tinta dan kertas melalui proses kerja yang paperless, sampai dengan mendorong gaya hidup rendah emisi karbon melalui ‘BJB Wellness Program’,” paparnya. Dengan program-program tersebut, Bank BJB telah berhasil mengurangi total emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas operasional sebanyak 21.9% yang akan terus dilanjutkan untuk menjadi Emiten dengan Net Zero Emission.
Sementara itu, guna mengantisipasi dampak risiko perubahan iklim dan lingkungan pada keuangan dan operasional bank. “Bank BJB juga mendukung kebijakan OJK membangun kerangka penilaian ketahanan model bisnis dan strategi bank terhadap perubahan iklim,” kata Widi.
Tentunya dengan menjadi salah satu bank dalam Task Force Climate Related Financial Risk dan melakukan Climate Risk Stress Testing untuk mengukur dan melakukan transisi bisnis ke arah yang lebih rendah karbon. “Bank BJB senantiasa menerapkan prinsip keberlanjutan dalam menjalankan roda bisnis sekaligus keberlangsungan lingkungan dan sosial,” ujarnya.
Baca Juga:Hebat..!! SMAN 1 Babakan Borong Juara Event FLS2N 2024 Tingkat Kab CirebonSukses dipulihkan, BPR Indramayu Kini Keluar dari Status Pengawasan LPS
Serta perusahaan pun selalu menjadikan praktik usaha berkelanjutan sebagai acuan dalam memandu langkah-langkah strategis ekspansi perusahaan. “Hal ini tercermin dari portofolio pembiayaan hijau Bank BJB yang terus tumbuh,” tandas Widi. (adv)
