Sebagai Emiten yang mengimplementasikan keuangan berkelanjutan, bank bjb memiliki fokus untuk mengembangkan kapasitas internal organisasi mengenai keuangan berkelanjutan, pengelolaan lingkungan Internal yang ramah lingkungan hidup, pengelolaan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan, peningkatan Literasi & Inklusi Keuangan Yang Berkelanjutan Terhadap Masyarakat Dan Pelaku Industri dan pengembangan Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan.
“Secara bertahap dan terus dikembangkan, kami mendorong penggunaan energi baru dan terbarukan dalam mobilitas pegawai dengan menyediakan EV Charging Station pada jaringan kantor,” ucap Yuddy.
Selanjutnya, bank bjb juga berkomitmen mengurangi konsumsi bahan bakar fossil, Penggunaan solar panel, perangkat listrik yang hemat energi, pengurangan penggunaan tinta dan kertas melalui proses kerja yang paperless, sampai dengan mendorong gaya hidup rendah emisi karbon melalui “bjb Wellness Program”.
Baca Juga:Sinergi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dan bank bjb Lahirkan Pebisnis BerkelanjutanBanyak Incumbent Tumbang, Ini Daftar Lengkap Caleg Terpilih DPRD Kab Cirebon Periode 2024 – 2029
Dengan program-program tersebut, bank bjb telah berhasil mengurangi total emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas operasional sebanyak 21.9% yang akan terus kami lanjutkan untuk menjadi Emiten dengan Net Zero Emission.
Adapun program Corporate Social Responsibility (CSR) dilaksanakan untuk memberikan manfaat sosial dan lingkungan, termasuk mendorong pengurangan emisi yang berdampak pada perubahan iklim dan pemanasan global. Salah satu nya melalui program penanaman pohon yang Sebagian besar dilakukan melalui penanaman mangrove yang telah mengurangi emisi karbon sebanyak 33.510 ton Co2 equivalent dalam 4 tahun terakhir.
Sementara itu, guna mngantisipasi dampak risiko perubahan iklim dan lingkungan pada keuangan dan operasional bank, bank bjb juga mendukung kebijakan OJK membangun kerangka penilaian ketahanan model bisnis dan strategi bank terhadap perubahan iklim, dengan menjadi salah satu bank dalam Task Force Climate Related Financial Risk dan melakukan Climate Risk Stress Testing untuk mengukur dan melakukan transisi bisnis ke arah yang lebih rendah karbon.
bank bjb juga terlibat aktif dalam Bursa Karbon Indonesia dan menjadi BPD pertama yang berpartisipasi melakukan pembelian carbon credit sebagai set off dari emisi carbon yang dihasilkan oleh operasional bank bjb.
Berkat komitmen pada NZE disertai penerapan prinsip ESG, bank bjb belum lama ini juga meraih rating tinggi (predikat Leadership AA) dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dari Global Karbon Foundation (BGK Foundation).
