Fokus Perhatikan Pekerja Migran di Desanya, Kuwu Babakan Gebang Wakili Indonesia ke Thailand

Fokus Perhatikan Pekerja Migran di Desanya, Kuwu Babakan Gebang Wakili Indonesia ke Thailand
KUWU BABAKAN GEBANG YENI SETIATI SAAT DIUNDANG KE THAILAND MENJADI PEMBICARA TERKAIT PROBLEMATIKA PEKERJA MIGRAN DAN HUMAN TRAFFICKING
0 Komentar

Fokus Perhatikan Pekerja Migran di Desanya, Kuwu Babakan Gebang Wakili Indonesia ke Thailand

Fokus Perhatikan Pekerja Migran di Desanya, Kuwu Babakan Gebang Wakili Indonesia ke Thailand

TIM JP BERKUNJUNG KE KANTOR DESA BABAKAN GEBANG GUNA MEWAWANCARAI KUWU YENI SETIATI

Sebagai kepala desa yang menyentuh langsung masyarakat lapisan paling bawah, Yeni Setiati, memahami betul kendala yang terjadi pada warganya terkait pekerja migran. Ini berdasarkan pengalamannya dalam upaya menanggulangi kejahatan yang menimpa salah satu warganya hingga berhasil dipulangkan kala itu.Dalam forum tersebut ia mendapat kehormatan untuk duduk di podium menyampaikan pandangannya mengenai isu human trafficking terjadi di tempatnya. Dengan lugas ia sampaikan juga pentingnya peran pemerintah dari lapisan bawah hingga yang paling atas untuk memberi perhatian serius  terkait perlindungan dan keadilan bagi pekerja migran.Berkat perjuangan yang sudah dilakukannya itu, ia dianugerahi piagam penghargaan dari Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia atas inisiatif membentuk Desa Migran Produktif (Desmigratif) secara mandiri dalam rangka peningkatan perlindungan pekerja  migran Indonesia dimulai dari desa.Di kesempatan berbeda ia juga pernah dianugerahi piagam dari Kementrian Luar Negeri sebagai penerima Penghargaan Hassan Wirajuda  Perlindungan WNI Award untuk kategori pemerintah daerah 2021 yang ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri, Retno L.P. Marsudi. Di sela wawancara ia menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian yang sudah diraihnya itu.

“Alhamdulillah, ini adalah berkah dari Allah serta tanggung jawab sebagai amanat yang harus saya jaga dan pertahankan dalam memberi perlindungan kepada warga saya, khususnya perihal perlindungan pekerja migran kita. Penghargaan dan kesempatan bisa ikut forum negara-negara ASEAN di Thailand ini adalah kesempatan langka, saya anggap sebagai hadiah dari Allah atas upaya yang sudah saya lakukan, apalagi sebelumnya saya kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin Desa Babakan Gebang ini dalam pemilihan kuwu. Ya itung-itung refreshing setelah lelah pikiran,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan harapannya kepada pembaca Jabar Publisher, terutama kepada pemerintah desa yang ada di sekitarnya.

Baca Juga:Ramai Keluhan Masyarakat, Capres Ini Ingin Geser Pinjol dengan Koperasibank bjb Raih Penghargaan CGPI Award 2023

“Pekerja migran di daerah sekitar kita itu banyak jumlahnya. Kadang kita tidak tahu data warga kita yang berangkat bekerja di luar negeri. Saya berharap pendataan secara mandiri seperti yang saya lakukan bisa diikuti oleh pemdes lain, tentunya ini demi melindungi warga kita sendiri ketika terjadi permasalahan. Memang dilematis juga ketika saya berinisiatif seperti ini, saat kita mendata dianggapnya menghalangi orang yang mau mencari penghidupan di luar negeri. Tapi menurut saya ini penting kedepannya, Jangan sampai ketika ada kejadian, kita sendiri yang nanti repot,” pungkasnya. (rif/jay)

0 Komentar