Terutama, lanjutnya, terhadap kelestarian lingkungan dan mendukung upaya Pemerintah Indonesia, serta berbagai inisiatif global untuk mencegah dampak perubahan iklim. Namun demikian, menurut Yuda hingga saat ini pihaknya mengaku belum ada komitmen atau kesepakatan mengenai MoU tersebut. Oleh sebab itu, perusahaan masih menantikan diskusi selanjutnya untuk menindaklanjuti MoU ini.
“MoU yang ditandatangani ADB, Kementerian ESDM, dan PLN pada 14 November lalu adalah wujud upaya kami untuk mengeksplorasi dan mempelajari lebih lanjut Mekanisme Transisi Energi (ETM), dan belum ada komitmen dan, atau kesepakatan yang telah dibuat. Cirebon Power terbuka untuk diskusi selanjutnya,” kata Yuda, Kamis (17/11/2022). (dbs/jp)
