CIREBON – Miris! Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, peran guru dan orang tua dituntut harus ekstra dalam mengawasi pergaulan anak-anak. Di jam-jam belajar, sekolah bertanggung jawab penuh atas anak didik mereka. Namun kabar tak sedap berhembus kencang di SMPN 1 Pabuaran. Di mana di sana ada sebuah tempat favorit anak-anak untuk bolos dan melakukan berbagai macam kenakalan remaja seperti merokok, minum-minuman keras, pacaran, dan sejenisnya.
Info tersebut mencuat dari keresahan warga setempat di mana di tempat/warung di sana sering dijadikan ajang bolos, merokok, para siswa khususnya SMPN 1 Pabuaran, Rabu (6/9/2023). Tak hanya itu, perilaku mereka juga jauh dari cerminan anak sekolah dan tidak menghiraukan orang-orang di sekitar mereka. Padahal khususnya untuk siswa puteri mereka mengenakan hijab.
“Ngeri sekali mas, kalau masuk ke gang situ, anak anak pada ngerokok bahkan yang perempuan juga ada yang merokok. Mereka pangku-pangkuan seperti tidak punya malu dan cuek saja saat kami lewat. Ironisnya mereka masih SMP, ya siswa siswi SMP 1 Pabuaran,” ungkap sumber JP.
Baca Juga:Pesan Ridwan Kamil kepada Forum Jabar Sehat: Terapkan Empat Filosofi SundaBos Kapal Ikan Ogah Bayar Pajak Retribusi, DPRD Kota Cirebon Beri Teguran Keras
Sumber juga menjelaskan jika di tempat tersebut ada sebuah kamar yang bisa disewakan. “Ada kamar yang disewakan juga gak tahu untuk siapa, atau siapa saja yang pernah nyewa di situ. Gak cuma merokok mas, ada juga anak sekolah yang membawa miras, biasanya mereka pindahkan dulu minuman itu ke botol biasa dan diminum di situ,” jelas sumber JP.
Ia menjelaskan, waktu itu pernah ada guru yang merazia tempat tersebut, namun hal itu sudah berlangsung lama. Dan makin ke sini pihak sekolah cenderung bersikap diam saja menyikapi fenomena ini. “Pernah waktu itu ada guru SMPN 1 Pabuaran yang datang ke warung itu dan mendapatkan beberapa siswa-siswi yang bolos. Tapi sekarang sudah tidak pernah ada razia lagi. Mungkin karena anak-anaknya bebal dan sulit dinasehati, yang punya warungnya juga cuek, akhirnya dibiarkan saja,” jelasnya.
Sementara itu, Tim JP pun mewancarai langsung salah satu siswi SMPN 1 Pabuaran di hari yang sama. Ia mengaku bahwa di tempat tersebut memang sering dijadikan ajang bolos dan melakukan berbagai kenakalan remaja. “Di situ mas, biasanya teman saya pada merokok, ada yang cewek juga yang cowok. Tapi kalau saya tidak ikutan (merokok), saya cuma dimintai uang oleh teman saya untuk beli rokok dan jajanan,” ungkap siswa berseragam batik tersebut sambil menunjuk ke salah satu temannya yang baru saja pergi meninggalkan dia sendirian. “Maksudnya murid perempuan juga aya yang ngerokok,” tanya JP memastikan.
