Twedi menghimbau, setiap kegiatan anak-anak setelah bubaran sekolah harus diawasi pihak sekolah dan pihak keluarga.
“Ini butuh perhatian dari pihak sekolah, dari pihak orang tua juga untuk mengawasi, mengamati kegiatan anak-anaknya di luar jam sekolah. Memang kalau sudah di luar sekolah, juga tidak bisa kita 100 persen bebankan kepada sekolah. Namun, pada saat bubar sekolah ada kewajiban dari pihak sekolah untuk mengingatkan bahwa anak-anaknya harus segera pulang ke rumah,” imbuhnya.
“Kami juga meminta bantuan dari warga di sekitaran sekolah-sekolah yang memang sering tawuran untuk membantu pihak pemerintah, pihak aparat keamanan TNI dan Polri ini mengantisipasi terjadinya tindakan-tindakan kriminalitas,” ucapnya lagi.
Baca Juga:Wagub Uu Ruzhanul Ajak Masyarakat Lebih Bijak Gunakan Media SosialPT. PPJM Menang Lagi! Pengajuan Keberatan PT. Plasindo Ditolak Hakim
Selain itu, kata Kapolres, dirinya juga sudah menempatkan personil-personil di waktu-waktu khusus yang diperkirakan bisa terjadi tawuran antar pelajar. (Jar)
