Jelang PPDB, Komisi III Pastikan Tak Ada Pendaftar Menumpuk Di ‘Sekolah Favorit’

Jelang PPDB, Komisi III Pastikan Tak Ada Pendaftar Menumpuk Di 'Sekolah Favorit'
0 Komentar

CIREBON – Memasuki masa Penerimaan Pendidikan Dasar Baru (PPDB) Kota Cirebon jenjang SMP, Komisi III DPRD meminta Dinas Pendidikan (Disdik) segera melakukan uji sistem dan menyiapkan data kependudukan. Hal itu dimaksudkan agar penyelenggaraan PPDB di Kota Cirebon terlaksana secara transparan, efektif, akuntabel dan kompetitif.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Benny Sujarwo menjelaskan, mengingat sistem pendaftaran masih belum siap, maka komisi III meminta Disdik segera bertemu dengan pihak Telkom selaku penyedia jasa layanan PPDB online. Dia berharap, pendaftaraan PPDB online dan verifikasi tahap I sudah mulai diakses pada tanggal 19 Juni.

“Kesiapan PPDB SMP tahun ini, sistem dan data penunjang kependudukan yang belum siap, maka kami meminta Disdik segera menemui pihak Telkom,” ujar Benny usai rapat di ruang rapat DPRD, Senin (12/6/2023).

Baca Juga:Pertama di Indonesia, Jabar Luncurkan Forum Energi DaerahHUT Kab Ciamis, Gubernur Apresiasi Kemajuan Pertanian

Benny memastikan, Disdik akan bertemu dengan pihak Telkom untuk tes kesiapan sistem dan jaringan mengingat mekanisme PPDB berbasis online. Di samping itu, Benny pun meminta kepada Disdik untuk meminta data kependudukan dari Disdukcapil guna menghindari penyalahgunaan data domisili Calon Peserta Didik Baru (CPDB) pada jalur zonasi.

Diketahui, penyelanggaraan PPDB di Kota Cirebon terbagi menjadi dua tahap. PPDB tahap I, akan dimulai tanggal 19-24 Juni yaitu pendaftaraan dan verifikasi berkas, tanggal 26 Juni pengumuman hasil seleksi. Sementara pada tanggal 27-30 Juni untuk daftar ulang atau registrasi.

Untuk tahap II, dimulai pada tanggal 5-11 Juli untuk pendaftaraan dan verifikasi berkas tahap 2, tanggal 12 Juli pengumuman hasil seleksi, sampai 13-15 Juli untuk daftar ulang atau registrasi. Benny yakin, pelaksanaan PPBD tahun ini jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Sebab, fokus Disdik saat ini fokus pada keterisian jumlah siswa di sekolah negeri. Karena itu, Disdik menghindari adanya siswa yang menumpuk di sejumlah sekolah yang dianggap favorit.

“Saya yakin tahun ini akan jauh lebih baik lagi. Peserta didik tidak akan menumpuk di satu sekolah yang dianggap favorit. Jumlah sekolah negeri bisa dan cukup menampung peserta didik dari jumlah sekolah dasar di Kota Cirebon,” katanya.

0 Komentar